Kementerian PU Revitalisasi Madrasah untuk Tingkatkan Kualitas Pembelajaran

  • 11 Jun 2026 08:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian PU merevitalisasi MTsN 1 Kota Bogor untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman
  • Pemerintah mengalokasikan Rp5,5 miliar untuk revitalisasi MTsN 1 Kota Bogor
  • Program revitalisasi madrasah merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia

RRI.CO.ID, Bogor - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat peningkatan infrastruktur pendidikan keagamaan melalui program revitalisasi madrasah. Salah satu proyek yang tengah dijalankan berada di MTsN 1 Kota Bogor, Jawa Barat.

Program tersebut merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Madrasah. Revitalisasi ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan fasilitas pendidikan yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung proses belajar mengajar. Menurutnya, lingkungan belajar yang baik dapat meningkatkan semangat dan konsentrasi peserta didik.

"Lingkungan belajar yang aman dan nyaman sangat berpengaruh terhadap konsentrasi, kesehatan, serta semangat belajar siswa. Melalui revitalisasi madrasah ini, Kementerian PU ingin memastikan anak-anak Indonesia dapat belajar di ruang yang layak dan bermutu," kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis, Rabu, 10 Juni 2026.

Proyek revitalisasi MTsN 1 Kota Bogor ini dilaksanakan selama 210 hari sejak 24 November 2025. Untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan, dana yang dialokasikan mencapai Rp5,5 miliar.

Adapun pekerjaan revitalisasi ini mencakup pembangunan toilet baru serta perbaikan rangka dan penutup atap bangunan. Selain itu, juga dilakukan renovasi dinding, plafon, lantai, serta pembaruan kusen pintu dan jendela sekolah.

Kementerian PU juga melakukan pembaruan instalasi listrik dan lampu yang lebih baik. Pengadaan mebel turut dilakukan untuk menunjang kenyamanan kegiatan belajar mengajar.

Dari lima bangunan yang direvitalisasi, empat bangunan telah selesai dan digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Sementara itu, satu bangunan lainnya masih dalam tahap penyelesaian pekerjaan interior dan toilet.

Program revitalisasi madrasah ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2025. Melalui kebijakan tersebut, Kementerian PU mendapat tugas mendukung pembangunan prasarana pendidikan di bawah Kementerian Agama.

Sepanjang 2025, Kementerian PU telah menyelesaikan rehabilitasi dan renovasi 548 madrasah di 26 provinsi. Pada 2026, pemerintah juga tengah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 856 madrasah yang tersebar di 27 provinsi.

Hingga saat ini, sebanyak 44 madrasah di lima provinsi telah selesai dibangun. Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan keagamaan di Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....