Pemkab Natuna Revitalisasi 7 SMP, Tingkatkan Kenyamanan Belajar Siswa

  • 07 Jun 2026 22:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, merevitalisasi tujuh sekolah menengah pertama (SMP).
  • Pemerintah berharap program revitalisasi ini mampu meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan di Natuna.

RRI.CO.ID, Natuna - Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, merevitalisasi tujuh sekolah menengah pertama (SMP). Guna meningkatkan kualitas sarana pendidikan serta menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi peserta didik.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Umar Wirahadi Kusuma, di Natuna, Minggu 7 Juni 2026. Ia mengatakan tujuh sekolah yang menerima program revitalisasi terdiri atas enam SMP negeri dan satu SMP swasta.

Adapun sekolah yang mendapatkan bantuan revitalisasi meliputi SMP Negeri 1 Midai, SMP Negeri 1 Pulau Laut, SMP Negeri 1 Pulau Panjang. Kemudian, SMP Negeri 1 Pulau Seluan, SMP Negeri 1 Serasan Timur, SMP Negeri 2 Bunguran Timur Laut, serta SMP Nurul Jannah Bandarsyah.

Menurut Umar, program revitalisasi tersebut didanai melalui anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan total nilai sekitar Rp3,8 miliar. Saat ini, proses pengerjaan di masing-masing sekolah masih berlangsung.

“Pengerjaan tengah berjalan, anggarannya sekitar Rp3,8 miliar,” ujarnya Ia menjelaskan, bantuan revitalisasi diberikan setelah adanya usulan yang diajukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Natuna melalui sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) kepada pemerintah pusat.

Menurutnya, usulan revitalisasi tidak hanya diajukan untuk tujuh sekolah yang kini memperoleh bantuan. Tetapi juga mencakup seluruh SMP negeri dan swasta yang dinilai membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

“Kita usulkan semua. SMP negeri ada 25 unit, swasta ada tiga unit. Saat ini yang disetujui ada enam unit negeri dan satu swasta yakni SMP Nurul Jannah Bandarsyah,” katanya.

Umar menambahkan, pelaksanaan revitalisasi dilakukan melalui mekanisme swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2S) di masing-masing sekolah. Skema tersebut diterapkan agar pembangunan dapat menyesuaikan kebutuhan riil setiap satuan pendidikan.

Pemerintah daerah berharap program revitalisasi ini mampu meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan di Natuna. Sehingga mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, nyaman, dan berkelanjutan.

“Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap kualitas fasilitas pendidikan semakin baik. Sehingga dapat mendukung peningkatan mutu pembelajaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi dunia pendidikan di Natuna,” kata Umar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....