Peringati HLHS 2026, TK Siti Maryam Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Dini

  • 05 Jun 2026 23:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • TK Siti Maryam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan kegiatan menanam bibit, memberi makan hewan, dan eksplorasi alam bagi lebih dari 30 anak
  • Sekolah menerapkan metode deep learning untuk mengembangkan penalaran logis dan pemahaman ekosistem melalui pengalaman langsung di lingkungan sekitar
  • Program ramah lingkungan dijalankan secara berkelanjutan melalui pemilahan sampah, pembuatan ecobricks, serta sistem integrated farming berbasis budidaya maggot Black Soldier Fly

RRI.CO.ID, Depok - TK Siti Maryam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLHS) 2026 melalui berbagai kegiatan edukatif berbasis lingkungan. Kegiatan tersebut mengenalkan kepedulian iklim dan alam kepada anak-anak sejak dini, Jumat, 5 Juni 2026.

Peringatan ini mengusung tema global ‘Inspired by Nature. For Climate. For Our Future’ serta tema nasional ‘Saatnya Bekerja untuk Iklim’. Sekolah tersebut menunjukkan bahwa pendidikan karakter peduli lingkungan dapat diterapkan melalui aktivitas nyata sehari-hari.

Kegiatan dikombinasikan dengan agenda Trial Class bagi calon peserta didik baru sekolah tersebut. Langkah tersebut memungkinkan peserta merasakan langsung suasana pembelajaran yang mengedepankan interaksi dengan alam.

Berbagai bibit yang dibawa mencakup tanaman sayuran hijau hingga tanaman obat keluarga siap tanam. Seluruh bibit kemudian ditanam bersama di kebun edukasi yang berada di lingkungan sekolah.

Kegiatan menanam tidak hanya menjadi simbol peringatan lingkungan yang bersifat sementara dan seremonial. Tanaman tersebut akan terus dirawat, disiram, serta diamati pertumbuhannya oleh para siswa setiap hari.

Setelah berkegiatan di kebun, anak-anak melanjutkan eksplorasi menuju kolam dan peternakan terpadu sekolah. Mereka secara bergantian memberi makan ikan lele, ikan koi, burung merpati, dan kambing.

Kepala Sekolah TK Siti Maryam Sigit Subiyanto menyampaikan seluruh kegiatan dirancang menggunakan pendekatan ‘deep learning’. Metode tersebut mendorong anak mengembangkan penalaran logis dan kemampuan berpikir kritis memahami ekosistem.

"Tujuan utama kami memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2026 ini bukan sekadar untuk merayakan hari besar di kalender. Melainkan untuk memberikan pengalaman langsung yang berkesan kepada anak-anak,” ujarnya di Depok, Jumat, 5 Juni 2026

Peringatan HLHS 2026 mencerminkan pelaksanaan kurikulum harian TK Siti Maryam yang konsisten ramah lingkungan. Para siswa dibiasakan memilah sampah organik dan non-organik serta mengolah limbah plastik menjadi ecobricks.

"Melalui penyelarasan tema global 'Saatnya Bekerja untuk Iklim', kami ingin anak-anak menyadari sejak dini bahwa tindakan kecil mereka memiliki dampak besar. Aktivitas sederhana seperti merawat tanaman dan menyayangi hewan merupakan bentuk kontribusi nyata dan investasi penting untuk masa depan bumi," ucap Sigit.

Setelah mengikuti kegiatan menanam di kebun edukasi, para siswa melanjutkan rangkaian pembelajaran di area kolam dan peternakan terpadu milik sekolah. Dalam kegiatan tersebut, mereka secara bergantian memberikan pakan kepada ikan lele dan ikan koi yang dibudidayakan di kolam.

Interaksi dengan hewan juga menjadi bagian dari kegiatan eksplorasi lingkungan yang dilakukan para siswa. Mereka memberikan pakan kepada burung merpati yang berkeliaran bebas serta memberi makan kambing secara langsung di area peternakan sekolah.

TK Siti Maryam juga menjalankan sistem ‘integrated farming’ melalui budidaya ‘maggot Black Soldier Fly’ pengurai sampah organik. Hasilnya dimanfaatkan menjadi pupuk kompos, sementara maggot dipakai sebagai pakan unggas dan ikan lele yang nantinya dipanen serta diolah dalam kegiatan cooking class bersama siswa.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....