PU Targetkan 99 Titik Infrastruktur Pascabencana Sumut Rampung Tahun Ini
- 05 Jun 2026 12:26 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian PU menargetkan penyelesaian 99 dari 274 titik infrastruktur terdampak bencana di Sumatra Utara pada 2026
- Progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana telah mencapai 18,31 persen dengan 45 lokasi ditangani permanen
- Pemulihan infrastruktur difokuskan untuk menjaga konektivitas, kelancaran logistik, dan pemulihan ekonomi masyarakat
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemulihan infrastruktur jalan dan jembatan yang terdampak bencana alam di Sumatra Utara (Sumut). Sebanyak 99 dari total 274 titik terdampak ditargetkan selesai ditangani pada tahun 2026.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan percepatan penanganan dilakukan untuk memastikan konektivitas wilayah terdampak tetap terjaga. Menurutnya, akses jalan dan jembatan menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta pemulihan ekonomi pascabencana.
“Akses jalan dan jembatan adalah kunci utama pergerakan logistik, pelayanan darurat, dan pemulihan ekonomi masyarakat. Karena itu, sejak awal kami bekerja tanpa jeda untuk memastikan keterisolasian wilayah bisa ditangani secepat mungkin,” kata Dody dalam keterangan tertulis, Kamis, 4 Juni 2026.
Penanganan dilakukan pada lima klaster koridor jalan nasional dengan total panjang ruas mencapai sekitar 500 kilometer. Setelah tahap tanggap darurat selesai pada Januari 2026, Kementerian PU melanjutkan pekerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi secara permanen.
Hingga saat ini, progres penanganan pascabencana di seluruh klaster telah mencapai 18,31 persen. Sebanyak 45 lokasi terdampak telah memasuki tahap penanganan permanen.
Pada 2026, pemerintah memprioritaskan penanganan 22 titik terdampak di ruas Tarutung–Sipirok–Padang Sidempuan. Penanganan juga dilakukan pada 33 titik di ruas Batas Aceh–Sibolga dan Rampa–Poriaha.
Sementara itu, sebanyak 20 titik terdampak ditangani di ruas Tarutung–Sibolga. Adapun penanganan lainnya mencakup 21 titik di ruas Batangtoru–Singkuang dan tiga titik di ruas Sibolga–Batangtoru–Padang Sidempuan.
Kementerian PU terus memastikan seluruh koridor utama yang terdampak bencana telah kembali terhubung. Meski demikian, penyempurnaan infrastruktur dan pemeliharaan jalan sementara masih terus dilakukan untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....