BPJS Kesehatan Ternate Edukasi Mahasiswa Kedokteran Unkhair
- 05 Jun 2026 07:52 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Campus digelar di Fakultas Kedokteran Universitas Khairun (Unkhair).
- Kegiatan ini menjadi sarana edukasi dan diskusi bagi mahasiswa untuk memahami program JKN.
- Mahasiswa didorong untuk turut menyebarluaskan informasi terkait kemudahan layanan yang tersedia melalui BPJS Kesehatan.
RRI.CO.ID, Ternate - BPJS Kesehatan Cabang Ternate terus meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satunya melalui kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Campus yang digelar di Fakultas Kedokteran Universitas Khairun (Unkhair).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ternate, dr. Meryta O. Rondonuwu, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi dan diskusi bagi mahasiswa untuk memahami program JKN. Mulai dari prinsip penyelenggaraan, manfaat kepesertaan, hingga berbagai inovasi layanan digital yang dikembangkan BPJS Kesehatan.
“Kegiatan ini menjadi sarana edukasi dan diskusi untuk memahami program JKN, mulai dari prinsip penyelenggaraan, manfaat kepesertaan. Hingga berbagai inovasi layanan digital yang dikembangkan BPJS Kesehatan untuk mempermudah akses layanan kesehatan,” ujar Meryta di Ternate, Kamis, 4 Juni 2026.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi penerus yang kelak menjadi penggerak perubahan di masyarakat. Karena itu, pemahaman mengenai sistem JKN perlu ditanamkan sejak dini.
“Mahasiswa, khususnya mahasiswa kedokteran, merupakan calon tenaga kesehatan yang akan berhadapan langsung dengan masyarakat. Pemahaman yang baik tentang program JKN sangat penting agar mereka dapat menjadi mitra edukasi dan informasi kepada masyarakat terkait hak dan kewajiban peserta JKN,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai perjalanan Program JKN yang telah memberikan perlindungan kesehatan bagi jutaan penduduk Indonesia. Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai layanan digital BPJS Kesehatan yang dirancang untuk mempermudah akses layanan bagi peserta.
“Transformasi digital menjadi salah satu fokus BPJS Kesehatan dalam meningkatkan kualitas layanan. Saat ini masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk mengakses berbagai layanan administrasi, pendaftaran antrean online, perubahan data peserta, hingga melakukan skrining riwayat kesehatan secara mandiri,” ujarnya.
Ia menilai generasi muda yang akrab dengan teknologi memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor dalam pemanfaatan layanan digital kesehatan. Karena itu, mahasiswa didorong untuk turut menyebarluaskan informasi terkait kemudahan layanan yang tersedia melalui BPJS Kesehatan.
Selain menerima materi, mahasiswa juga berkesempatan berdialog langsung dengan narasumber mengenai berbagai aspek penyelenggaraan JKN. Mulai dari kepesertaan, alur pelayanan kesehatan, tantangan program, hingga inovasi layanan yang terus dikembangkan.
Meryta menambahkan, kegiatan Goes to Campus merupakan bagian dari komitmen BPJS Kesehatan untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan kalangan akademisi. Sekaligus memperoleh masukan konstruktif dari dunia pendidikan.
“Kami berharap mahasiswa tidak hanya menjadi peserta yang memahami manfaat JKN. Tetapi juga mampu menjadi agen edukasi di lingkungan sekitar,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan berharap dapat memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat. Dengan semakin banyak generasi muda yang memahami nilai gotong royong dalam Program JKN, upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat, produktif, dan sejahtera diyakini dapat terus diperkuat.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa edukasi kesehatan tidak hanya dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan. Tetapi juga melalui lingkungan akademik sebagai pusat lahirnya generasi muda yang kritis, inovatif, dan peduli terhadap kesehatan masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, BPJS Kesehatan optimistis Program JKN akan semakin dikenal, dipahami, dan didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Termasuk mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan bangsa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....