BPH Migas: Penyaluran BBM Subsidi untuk Nelayan di Makassar Tepat Sasaran

  • 04 Jun 2026 18:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi nelayan di Makassar, Sulawesi Selatan, berjalan tertib.
  • BPH Migas mengajak masyarakat menggunakan BBM subsidi secara bijak dan sesuai kebutuhan.
  • SPBU Nelayan Paotere tidak hanya melayani nelayan Kota Makassar, tetapi juga nelayan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

RRI.CO.ID, Jakarta - Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi bagi nelayan di Makassar, Sulawesi Selatan, berjalan tertib. Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas juga memastikan penyaluran tersebut tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Wahyudi, penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat. Khususnya, para nelayan yang bergantung pada ketersediaan solar subsidi untuk melaut.

“Penyaluran BBM subsidi bagi nelayan di Makassar telah memanfaatkan sistem distribusi yang berjalan lebih terukur dan akuntabel,” kata Wahyudi dikutip Kamis 4 Juni 2026. Sebelumnya,Wahyudi melakukan pemantauan dan berdialog dengan masyarakat di SPBU Nelayan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu kemarin.

Ia menjelaskan, penggunaan surat rekomendasi yang terintegrasi dengan aplikasi XStar BPH Migas telah membantu memastikan subsidi diterima oleh nelayan yang berhak. “Untuk mendapatkan BBM subsidi, semua nelayan menggunakan surat rekomendasi secara tertib dan baik yang terimplementasikan dengan aplikasi XStar BPH Migas,” ujarnya.

Wahyudi menuturkan data penerima manfaat tercatat dengan baik, proses pengambilan BBM berlangsung sesuai prosedur, serta penggunaan BBM subsidi sesuai kebutuhan operasional nelayan. Menurutnya, nelayan juga tidak mengambil BBM setiap hari, melainkan menyesuaikan dengan jadwal melaut dan kebutuhan aktual di lapangan.

“Semua data lengkap, proses pengambilan sesuai, nelayannya juga tepat, dan peruntukannya juga tepat,” katanya. Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran nelayan dalam memanfaatkan BBM subsidi secara bertanggung jawab.

Karena itu, Wahyudi memberikan apresiasi kepada para nelayan yang berkomitmen menjaga agar solar subsidi tidak disalahgunakan. “Ini bagus, saya apresiasi. Nelayan berikrar, berkomitmen, menjaga solar subsidi benar-benar untuk melayani anggotanya dan tidak disalahgunakan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Makassar, Muh Arsyad, menyampaikan apresiasi atas pengawasan dan pembinaan yang dilakukan BPH Migas terhadap distribusi BBM subsidi. Menurut Arsyad, pihaknya bersama pengurus koperasi berkomitmen menjaga hak nelayan atas BBM subsidi serta mencegah praktik penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.

“Kami komitmen dengan seluruh pengurus di koperasi bahwa BBM ini adalah hak sepenuhnya nelayan. Jadi, kami sebagai garda terdepan melawan mafia-mafia yang akan mengambil haknya nelayan,” katanya.

Arsyad menjelaskan SPBU Nelayan Paotere tidak hanya melayani nelayan Kota Makassar, tetapi juga nelayan dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Ratusan anggota yang terdaftar di koperasi tersebut mewakili ribuan nelayan kecil yang menggantungkan aktivitas penangkapan ikan pada ketersediaan solar subsidi.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih banyak kepada BPH Migas dan Pertamina yang selalu mengayomi kami. Terus, kepada Bapak Presiden yang pro rakyat kecil, pro rakyat nelayan, sehingga sampai saat ini BBM solar ini masih disubsidi,” ujarnya.

Selain meninjau penyaluran BBM subsidi bagi nelayan, Wahyudi juga melakukan pemantauan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dan pool bus di Makassar. Dalam kesempatan tersebut, ia berdialog dengan pengemudi angkutan barang maupun penumpang terkait pemanfaatan BBM subsidi.

Wahyudi mengajak masyarakat menggunakan BBM subsidi secara bijak dan sesuai kebutuhan. Agar manfaat subsidi dapat dirasakan secara merata oleh kelompok yang berhak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....