Jalan Ambles Lenteng Agung Ramaikan Jalan Kampung

  • 30 Mei 2026 12:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Jalan Ambles Lenteng Agung Picu Pengalihan Arus
  • Jalan Kampung Jadi Jalur Alternatif Pengendara
  • Warga Sebut Lalu Lintas Permukiman Makin Padat
  • Banyak Pengendara Kebingungan Cari Arah Jalan
  • Perbaikan Jalan dan Gorong-gorong Masih Berlangsung

RRI.CO.ID, Jakarta - Dampak jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mulai dirasakan warga di sekitar lokasi. Sejumlah jalan lingkungan kini dipadati kendaraan yang mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan di titik perbaikan.

Pantauan RRI pada Sabtu 30 Mei 2026 pukul 11.21 WIB menunjukkan proses perbaikan masih berlangsung di lokasi jalan amblas. Petugas terlihat melakukan pembongkaran badan jalan yang terdampak, sementara pelat baja masih digunakan sebagai jalur sementara agar kendaraan tetap dapat melintas.

Arus lalu lintas dari arah Jakarta menuju Depok masih terpantau padat. Namun kepadatan kendaraan tidak sepanjang kondisi pada Jumat siang ketika antrean sempat mengular hingga Flyover Tapal Kuda di depan IISIP Jakarta.

Seiring berlangsungnya perbaikan, sejumlah pengendara mulai memanfaatkan jalan lingkungan sebagai jalur alternatif menuju Kelapa Dua, Depok. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan volume kendaraan di kawasan permukiman warga.

Warga Gang Gardu, Lenteng Agung, Lutfi, mengatakan lalu lintas di lingkungan tempat tinggalnya berubah sejak jalan amblas terjadi. Menurutnya, kendaraan dari luar kawasan banyak masuk ke jalan kampung untuk mencari jalan tembus.

"Biasanya kalau jam sebelas malam itu sepi. Sejak ada jalan ambles jadi ramai, padat merayap," kata Lutfi kepada RRI.

Ia mengatakan kendaraan yang melintas didominasi sepeda motor dan mobil pribadi. Banyak pengendara juga terlihat kebingungan dan bertanya arah karena tidak familiar dengan jalan lingkungan di kawasan tersebut.

"Jadi banyak kendaraan dari luar yang masuk kampung. Banyak yang tanya jalan juga karena mencari jalur alternatif," ucapnya.

Menurut Lutfi, kondisi tersebut sesekali memicu kepadatan di dalam permukiman. Beberapa kendaraan bahkan harus saling mengalah saat berpapasan di ruas jalan yang digunakan sebagai jalur alternatif.

Sementara itu, kepadatan juga terpantau pada arus lalu lintas dari arah Depok menuju Pasar Minggu. Antrean kendaraan terlihat di sekitar kawasan Universitas Pancasila, tepatnya di sekitar halte dan akses menuju Stasiun Universitas Pancasila.

Tingginya aktivitas penumpang yang menyeberang jalan dari halte menuju stasiun maupun sebaliknya membuat kendaraan harus mengurangi kecepatan saat melintas. Aktivitas naik dan turun penumpang di halte juga turut memengaruhi kelancaran lalu lintas karena menyita sebagian ruang gerak kendaraan.

Akibatnya, antrean kendaraan terlihat mengular di sekitar kawasan Universitas Pancasila. Kepadatan tersebut menambah beban lalu lintas di sekitar Lenteng Agung yang saat ini masih terdampak proses perbaikan jalan amblas.

Sebelumnya, Satpel SDA Kecamatan Jagakarsa sebelumnya menyebut jalan amblas diduga dipicu kerusakan gorong-gorong lama berdiameter sekitar tiga meter yang berada di bawah badan jalan. Perbaikan dilakukan dengan pembongkaran area terdampak dan rencana pemasangan box culvert untuk mengganti saluran yang rusak.

Hingga Sabtu siang, proses perbaikan masih berlangsung. Petugas juga terus melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi untuk menjaga kendaraan tetap dapat melintas selama pekerjaan dilakukan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....