PU Apresiasi Dukungan Danantara-TNI Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Kalbar
- 29 Mei 2026 11:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri PU Dody Hanggodo mengapresiasi dukungan Danantara dan TNI dalam percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat
- Pemerintah menargetkan tiga Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat selesai pada 20 Juni 2026 dan siap digunakan pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027
- Realisasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat telah mencapai 45,95 persen per 27 Mei 2026
RRI.CO.ID, Singkawang – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengapresiasi dukungan Danantara dan TNI dalam percepatan pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat. Dukungan tersebut dinilai penting untuk mengejar target penyelesaian pembangunan pada 20 Juni 2026.
Apresiasi itu disampaikan Dody saat meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Singkawang, Kalimantan Barat, Kamis, 28 Mei 2026. Tiga Sekolah Rakyat yang tengah dibangun meliputi SR Pontianak, SR Singkawang, dan SR Pemprov Kalimantan Barat.
Menteri Dody mengatakan percepatan pembangunan Sekolah Rakyat memerlukan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, dukungan pendanaan dan tenaga kerja menjadi faktor penting di tengah waktu pelaksanaan yang terbatas.
“Saya mengapresiasi dukungan Danantara, khususnya Pak Dony Oskaria, yang membantu mendorong dukungan pendanaan agar pekerjaan di lapangan bisa terus berjalan. Saya juga berterima kasih kepada Panglima TNI atas bantuan tenaga yang diberikan untuk mendukung percepatan pembangunan Sekolah Rakyat,” kata Dody dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 28 Mei 2026.
Menurutnya, dukungan pendanaan dan tenaga kerja menjadi faktor penting dalam mempercepat pelaksanaan proyek. Kementerian PU terus berkoordinasi untuk memastikan seluruh kebutuhan percepatan dapat terpenuhi.
“Kalau dukungan pendanaan dan tenaga tersedia, progres pekerjaan tentu bisa lebih cepat. Karena itu kami terus berkoordinasi agar seluruh kebutuhan percepatan dapat terpenuhi,” ujarnya.
Dody menegaskan pihaknya tetap optimistis pembangunan seluruh Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat dapat diselesaikan tepat waktu. Fasilitas tersebut ditargetkan mulai digunakan pada Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
“Harus optimistis, kalau saya tidak optimistis, bagaimana yang lainnya?. Optimisme itu yang pertama supaya kita bisa berpikir apa yang harus dikerjakan agar selesai tepat waktu,” kata Menteri PU itu.
Ia juga mengatakan kunjungan lapangan dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai target. Selain itu, peninjauan dilakukan guna melihat langsung berbagai kebutuhan yang masih perlu dipenuhi di lapangan.
Berdasarkan data per 27 Mei 2026, realisasi kumulatif pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Barat telah mencapai 45,95 persen. Adapun progres pembangunan SR Kota Pontianak mencapai 48,35 persen, SR Kota Singkawang 45 persen, dan SR Pemprov Kalimantan Barat 44,03 persen.
Khusus SR Pemprov Kalimantan Barat di Kota Singkawang, proyek dibangun di atas lahan seluas 6,31 hektare. Adapun total luas bangunan mencapai 27.365 meter persegi dengan nilai kontrak sebesar Rp223,89 miliar.
Untuk mempercepat penyelesaian proyek, pemerintah menambah tenaga kerja hingga 1.200 orang dengan sistem dua shift. Selain itu, percepatan dilakukan melalui pembangunan batching plant onsite dan penambahan sejumlah alat berat konstruksi.
Selain itu, Menteri Dody juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah dalam mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat tersebut. Menurutnya, dukungan kepala daerah membantu penyelesaian berbagai kebutuhan di lapangan, termasuk penyediaan lahan dan percepatan perizinan.
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengatakan pihaknya siap mengawal percepatan pembangunan hingga selesai sesuai target. Ia menyebut pemerintah Kota Singkawang juga berkomitmen membantu kelancaran proses pengerjaan di lapangan.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Menteri yang sudah datang langsung meninjau progres pembangunan. Kami akan terus membantu dan mengawal proses pengerjaannya agar target yang sudah ditetapkan bisa tercapai,” kata Tjhai Chui Mie.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat. Program tersebut juga mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem melalui penyediaan fasilitas pendidikan yang layak dan modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....