Dishub Surakarta Sebut Peningkatan Arus Kendaraan Liburan Iduladha

  • 28 Mei 2026 15:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta mencatat adanya peningkatan dua hingga lima persen arus kendaraan.
  • Arus lalu lintas di kawasan pusat Kota Surakarta mulai mengalami peningkatan, kepadatan kendaraan terpantau mulai terjadi sejak Selasa, 26 Mei 2026 malam.

RRI.CO.ID, Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta mencatat adanya peningkatan dua hingga lima persen arus kendaraan. Utamanya, pada masa liburan libur Iduladha.

"Arus lalu lintas di kawasan pusat Kota Surakarta mulai mengalami peningkatan, kepadatan kendaraan terpantau mulai terjadi sejak Selasa, 26 Mei 2026 malam. Yakni di sejumlah titik simpul kawasan central business district, seperti Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Jenderal Sudirman," kata Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Andri Wahyudi, saat berbincang dengan Pro3 RRI, Kamis, 28 Mei 2026.

Meski demikian, kondisi lalu lintas pada hari pertama libur Iduladha sebelumnya masih terpantau lancar. Sehingga belum terjadi kemacetan berarti di sejumlah ruas jalan utama.

“Pada libur pertama Iduladha kemarin kondisi masih lancar sekali. Masyarakat masih berkonsentrasi dengan kegiatan masing-masing,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, petugas mulai melakukan patroli kota sejak Selasa malam. Pengawasan difokuskan di sejumlah titik keramaian seperti Simpang Slamet Riyadi, Pasar Pon, hingga kawasan night market.

"Tahun ini masyarakat memanfaatkan angkutan massal untuk mobilitas selama masa liburan. Sehingga mampu membantu mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di pusat kota," katanya.

Sementara itu, pedagang perabot di kios 'Yanti Busarno', Marmono mengaku mengalami peningkatan penjualan saat musim kurban ini berkali-kali lipat. Jika pada hari normal tusuk sate hanya terjual sekitar satu karung, saat Iduladha permintaannya bisa meningkat hingga sepuluh kali lipat.

"Untuk tusuk sate ikat, kami menyediakan sekitar 2.500 ikat. Sedangkan tusuk sate kemasan plastik mencapai 20 karung, dengan isi sekitar 60 pak per karung," katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....