Dokumentasi Warga soal Pembangunan IKN Mulai Diakui Arsip Nasional
- 26 Mei 2026 18:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Dokumentasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dibuat secara mandiri oleh warga mulai mendapat pengakuan sebagai bagian dari arsip nasional
- Ini setelah Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menerima puluhan arsip digital terkait pembangunan kawasan tersebut
- Warga Kalimantan Timur, Dian Rana, mengatakan dirinya berencana menyerahkan sekitar 1.200 video dokumentasi pembangunan IKN secara bertahap kepada ANRI
RRI.CO.ID, Jakarta - Dokumentasi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang dibuat secara mandiri oleh warga mulai mendapat pengakuan sebagai bagian dari arsip nasional. Ini setelah Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menerima puluhan arsip digital terkait pembangunan kawasan tersebut.
Warga Kalimantan Timur, Dian Rana, mengatakan dirinya berencana menyerahkan sekitar 1.200 video dokumentasi pembangunan IKN secara bertahap kepada ANRI. Nantinya untuk dinilai sebagai arsip nasional.
“Video-video tersebut akan diajukan secara bertahap. Ini untuk dilakukan penilaian sebagai bagian dari arsip pembangunan IKN,” kata Dian, Selasa, 26 Mei 2026.
Langkah itu dilakukan setelah ANRI memverifikasi dan menerima 27 arsip digital miliknya. Ini yang merekam perkembangan kawasan IKN pada periode 2021 hingga 2022.
Menurut Dian, dokumentasi yang dibuat secara mandiri tersebut merekam berbagai perubahan kawasan IKN sejak tahap awal pembangunan. Termasuk kondisi lapangan yang tidak seluruhnya tercatat dalam dokumen resmi.
Ia mengaku proses pengambilan dokumentasi tidak selalu berjalan mudah. Karena sempat menghadapi pembatasan ketika merekam sejumlah area pembangunan.
“Saya tidak menyangka dokumentasi yang dulu dibuat dengan berbagai keterbatasan. Akhirnya dapat menjadi bagian dari catatan sejarah pembangunan IKN,” ujarnya.
Pengakuan terhadap dokumentasi warga dinilai menjadi bagian dari upaya memperluas sumber arsip pembangunan nasional. Sekaligus menghadirkan perspektif masyarakat dalam merekam proyek strategis negara.
Selain dokumentasi video, Dian juga menerbitkan buku berjudul Di Balik Layar Nusantara: Langkah Kecil di Tengah Sejarah Besar yang memuat pengalaman. Serta catatan lapangan selama mengikuti perkembangan pembangunan IKN. Buku tersebut dibedah di Universitas Djuanda pada 20 Mei 2026.
Dian berharap semakin banyak masyarakat di daerah yang terlibat dalam upaya penyelamatan arsip dan dokumentasi sejarah, terutama di wilayah yang mengalami perubahan pembangunan besar. “Semoga semakin banyak warga yang ikut menjadi bagian dari penyelamatan arsip untuk generasi mendatang,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....