BMKG: Waspada Hujan Lebat-Petir di Wilayah Kalimantan Timur

  • 25 Mei 2026 06:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Kalimantan Timur.
  • BMKG menyebut, wilayah Kaltim berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sejumlah wilayah di Kalimantan Timur. BMKG menyebut, wilayah Kaltim berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir.

Prakirawan BMKG Kalimantan Timur menyebutkan kondisi cuaca tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 23.15 WITA, Minggu 24 Mei 2026. Cuaca ekstrem ini berpotensi melanda beberapa kabupaten di provinsi tersebut.

Wilayah yang diperkirakan terdampak meliputi Kabupaten Kutai Kartanegara, khususnya Kecamatan Kembang Janggut dan Muara Kaman. Selain itu, hujan sedang hingga lebat juga berpotensi terjadi di Kabupaten Berau, yakni di Kecamatan Kelay dan Segah.

Potensi cuaca serupa juga diperkirakan melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Kutai Barat. Antara lain Melak, Barong Tongkok, Damai, Muara Lawa, Linggang Bigung, Mook Manaar Bulatn, dan Tering.

BMKG juga mencatat potensi hujan di Kabupaten Kutai Timur yang mencakup Kecamatan Muara Ancalong, Muara Wahau, dan Kongbeng. Sementara di Kabupaten Penajam Paser Utara, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Kecamatan Penajam dan Waru.

Selain wilayah-wilayah tersebut, kondisi cuaca ekstrem diperkirakan dapat meluas ke sejumlah daerah lain di Kalimantan Timur. Termasuk Kabupaten Paser, Kutai Kartanegara, Berau, Kutai Barat, Kutai Timur, Penajam Paser Utara, hingga Kabupaten Mahakam Ulu.

Di kawasan perkotaan, BMKG memperkirakan hujan berintensitas sedang hingga lebat juga dapat meluas ke beberapa wilayah di Kota Balikpapan. Yakni, Kecamatan Balikpapan Barat, Balikpapan Utara, Balikpapan Tengah, dan Balikpapan Kota.

Menurut BMKG, kondisi cuaca tersebut diperkirakan masih berlangsung hingga Senin dini hari.

Masyarakat yang berada di wilayah berpotensi terdampak diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak cuaca ekstrem. Seperti genangan air, pohon tumbang, gangguan transportasi, hingga risiko sambaran petir saat beraktivitas di luar ruangan.

BMKG juga meminta warga untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru. Guna mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi atmosfer yang dapat memengaruhi aktivitas masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....