Ratusan Rumah di Bogor Terendam Banjir, Satu Rumah Ambruk
- 25 Mei 2026 06:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebanyak 138 rumah warga terendam banjir akibat luapan Kali Cijayanti di Desa Cijayanti, Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu 23 Mei 2026.
- Banjir terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut dalam waktu yang cukup lama.
- Selain merendam ratusan rumah, banjir juga mengakibatkan satu unit rumah di RT 03 RW 01 mengalami kerusakan berat hingga ambruk.
RRI.CO.ID, Kabupaten Bogor - Sebanyak 138 rumah warga terendam banjir akibat luapan Kali Cijayanti di Desa Cijayanti, Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu 24 Mei 2026. Banjir terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut dalam waktu yang cukup lama.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengatakan, derasnya aliran Kali Cijayanti menyebabkan air meluap. Hingga masuk ke permukiman warga di sejumlah wilayah terdampak.
“Dikarenakan hujan dengan intensitas tinggi yang cukup lama. Sehingga aliran Kali Cijayanti meluap yang berdampak ke permukiman warga,” kata Adam dalam laporan Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Bogor, Minggu 24 Mei 2026.
Banjir mulai terjadi sekitar pukul 17.15 WIB di Kampung Babakan Cicerewed. Genangan air melanda sejumlah RT yang berada di RW 01, RW 02, RW 06, dan RW 09 Desa Cijayanti.
Ketinggian air bervariasi antara 70 sentimeter hingga mencapai sekitar 150 sentimeter di beberapa titik permukiman. Berdasarkan hasil kaji cepat sementara BPBD Kabupaten Bogor, total warga terdampak mencapai 138 kepala keluarga atau sekitar 456 jiwa.
Selain merendam ratusan rumah, banjir juga mengakibatkan satu unit rumah di RT 03 RW 01 mengalami kerusakan berat hingga ambruk. Rumah tersebut milik seorang warga bernama Enjuh.
Akibat kejadian itu, satu keluarga yang terdiri atas dua jiwa terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang berada di sekitar lokasi. Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang dilaporkan terancam dalam peristiwa banjir tersebut.
Untuk menangani dampak banjir, BPBD Kabupaten Bogor mengerahkan tim gabungan bersama petugas pemadam kebakaran, Satpol PP Kecamatan Babakanmadang. Termasuk, perangkat desa, Destana, dan PMI.
Tim melakukan sejumlah langkah penanganan darurat. Mulai dari kaji cepat, edukasi kebencanaan, koordinasi dengan aparat setempat, hingga penyedotan air di kawasan terdampak.
“Langkah yang dilakukan antara lain kaji cepat, edukasi kebencanaan, koordinasi dengan aparat setempat, hingga penyedotan air di lokasi terdampak banjir,” ujar Adam. BPBD juga mencatat kebutuhan mendesak bagi warga terdampak berupa bantuan logistik tanggap darurat.
Pada Minggu jelang tengah malam, kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut. Warga bersama tim gabungan masih melakukan pembersihan lumpur serta sisa genangan air yang masuk ke dalam rumah-rumah mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....