Mendekati Iduladha, Ditemukan Ikan-Tahu di Tangerang Berformalin

  • 23 Mei 2026 11:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tangerang menemukan makanan yang mengandung zat formalin atau pengawet
  • Berdasarkan inspeksi kesejumlah pasar menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriyah

RRI.CO.ID, Tangerang - Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tangerang menemukan makanan yang mengandung zat formalin atau pengawet. Hal ini berdasarkan inspeksi kesejumlah pasar menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriyah.

Kepala BPOM Tangerang, Sony Mughofir mengatakan penemuan ini berawal dari pengetesan 21 sampel makanan yang diambil dari lokasi pasar. Hasilnya terdapat tiga sampel makanan yang mengandung zat formalin.

‎"Tiga sampel yang positif mengandung formalin itu meliputi, ikan asin jambal roti, ikan teri dan tahu putih. Komoditas nerbahaya itupun terpaksa kami sita," ujarnya, Sabtu 23 Mei 2026.

Dia menuturkan pihaknya akan mengedukasi para pedagang untuk tidak menjual kembali makanan-makanan yang mengandung formalin tersebut. "Kita akan edukasi para pedagang agar tidak menjual kembali makanan tersebut dan agar mereka tidak mengambil produk dari supplier yang sama," ucapnya.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau agar masyarakat tidak tergiur dengan makanan-makanan yang tidak dihinggapi oleh hewan lalat. Menurutnya, makanan yang tidak dihinggapi oleh hewan lalat kemungkinan mengandung zat berbahaya seperti formalin.

Selain itu, ia meminta agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan cara cek KLIK (kemasan, label, izin edar dan kedaluarsa). "Biasanya makanan yang tidak dihinggapi lalat rata-rata mengandung formalin, dan pastikan kalau mau membeli ikan, pilih ikan yang segar, kalau ikan olahan kita tidak tahu bahan-bahannya dicampur apa," kata dia.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Muhdorun mengaku menjelang Hari Raya Iduladha, Pemerintah Kota Tangerang terus melakukan pemantauan. Khususnya terhadap ketersediaan dan harga sejumlah komoditas pangan di berbagai pasar tradisional maupun pusat distribusi pangan.

Langkah ini, lanjutnya, dilakukan untuk memastikan stok kebutuhan masyarakat tetap aman. Serta menjaga stabilitas harga pangan menjelang meningkatnya permintaan selama momentum Iduladha.

”Beberapa komoditas pangan yang menjadi fokus pemantauan di antaranya daging sapi, daging ayam, telur ayam, cabai merah dan cabai rawit. Kemudian bawang merah, bawang putih, beras, minyak goreng, gula pasir, hingga aneka sayuran,” ujar Muhdorun.

Masyarakat diimbau untuk tetap berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan agar ketersediaan bahan pangan tetap terjaga hingga Hari Raya Iduladha. ”Pemkot Tangerang juga terus berkoordinasi dengan distributor, pedagang, dan pelaku usaha pangan guna menjaga pasokan tetap stabil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik selama periode Iduladha,” katanya.

Berikut daftar rata-rata harga pangan di pasar tradisional Kota Tangerang

Komoditi Beras

- Premiun Rp15 ribu per kilogram

- Medium Rp13,5 ribu per kilogram

Pangan Hewani

- Daging Sapi Rp147 ribu per kilogram

- Dagig ayam ras Rp40 ribu per kilogram

- Telur ayam ras Rp27 ribu per kilogram

Komoditi Cabe

- Cabai merah keriting Rp60 ribu per kilogram

- Cabai rawit merah Rp85 ribu per kilogram

Komoditi Bawang

- Bawang merah Rp60 ribu per kilogram

- Bawah putih Rp35 ribu per kilogram

Sembako

- Minyak goreng curah Rp23 ribu per kilogram

- Minyak goreng kemasan sederhana Rp21 ribu per liter

- Tepung terigu cerash Rp12 ribu per kilogram

- Tepung terigu serbaguna Rp13,5 ribu per kilogram

- Gula pasir Rp20 ribu per kilogram

Ikan

- Ikan kembung Rp52 ribu per kilogram

- Ikan tongkol Rp50 ribu per kilogram

- Ikan bandeng Rp50 ribu per kilogram

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....