Pemprov Jabar Tegaskan Siswa Miskin di Wilayahnya Harus Tetap Sekolah

  • 21 Mei 2026 06:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemprov Jabar menyiapkan dukungan pembiayaan bagi siswa miskin di Jawa Barat agar mereka bisa tetap sekolah baik, di negeri maupun swasta.

RRI.CO.ID, Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menegaskan tidak boleh ada siswa miskin di wilayahnya yang tidak sekolah. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pemprov Jabar, Purwanto, Rabu 20 Mei 2026 di Bandung.

“Mereka harus tetap sekolah, baik di negeri maupun swasta,” katanya. Karena itu, Pemprov Jabar telah menyiapkan dukungan pembiayaan untuk warga miskin yang masuk kategori desil 1, 2, dan 3.

Melalui bantuan tersebut, Purwanto memastikan siswa miskin atau kalangan tidak mampu tetap bisa sekolah. “Kalau mereka masuk sekolah swasta kami biayai, kalau masuk sekolah negeri kami gratiskan,” ujarnya.

Purwanto menambahkan bantuan tersebut tidak hanya mencakup biaya pendidikan. Ini juga termasuk kebutuhan pribadi siswa seperti pakaian seragam, sepatu, dan perlengkapan sekolah lainnya.

Menurut Purwanto, Pemprov Jabar menginginkan tidak ada anak yang putus sekolah karena alasan ekonomi di wilayahnya. “Kami sangat serius dengan hal ini,” ujanya, menegaskan.

Di sisi lain, Disdik Jabar juga akan mengoptimalkan daya tampung sekolah negeri dan swasta di wilayahnya. Sehingga seluruh lulusan SMP atau sederajat di Jabar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya.

Bahkan untuk wilayah yang belum memiliki akses sekolah negeri memadai, Pemprov Jabar tetap menyiapkan sekolah penyangga. Tentunya dengan kapasitas kelas yang disesuaikan kebutuhan.

“Sekolah penyangga ini kelasnya bisa lebih dari 36 sampai 40 siswa,” kata Purwanto. Menurut dia, sekolah penyangga hadir karena di wilayah tersebut tidak ada sekolah negeri atau lokasinya jauh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....