Gunung Semeru Erupsi Tiga Kali, Letusan Capai Satu Kilometer
- 19 Mei 2026 18:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami tiga kali erupsi pada Selasa, 19 Mei 2026, pagi
- Ini dengan tinggi letusan mencapai satu kilometer di atas puncak
- Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, mengatakan erupsi pertama terjadi pada pukul 05.45 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 600 meter di atas puncak
RRI.CO.ID, Lumajang - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, mengalami tiga kali erupsi pada Selasa, 19 Mei 2026, pagi. Ini dengan tinggi letusan mencapai satu kilometer di atas puncak.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, mengatakan erupsi pertama terjadi pada pukul 05.45 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 600 meter di atas puncak. “Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya,” kata Mukdas.
| Baca juga: Gunung Semeru Erupsi Dua Kali Senin Sore |
Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 138 detik. Sementara itu, erupsi kedua terjadi pada pukul 07.06 WIB dengan tinggi kolom letusan mencapai sekitar satu kilometer di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut.
Menurut Mukdas, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke tenggara dan selatan. Erupsi kedua terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 140 detik.
Gunung tertinggi di Pulau Jawa tersebut kembali erupsi pada pukul 07.54 WIB dengan tinggi kolom letusan sekitar satu kilometer di atas puncak. “Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara dan selatan,” ujarnya.
Erupsi ketiga tercatat memiliki amplitudo maksimum 22 milimeter dengan durasi 145 detik. Saat ini aktivitas vulkanik Gunung Semeru berada pada Status Level III atau Siaga.
Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak. Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah karena rawan lontaran batu pijar.
Petugas mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi awan panas, guguran lava. Dan lahar di sepanjang aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....