Pemkot Bandung Penuhi Kebutuhan Satwa Bandung Zoo Selama Masa Transisi
- 13 Mei 2026 19:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Kehutanan menyatakan Pemerintah Kota Bandung bertanggung jawab memenuhi kebutuhan dasar satwa di Bandung Zoo
- Ini selama masa perpanjangan nota kesepahaman pengelolaan kebun binatang tersebut
- Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Satyawan Pudiyatmoko, mengatakan kebutuhan dasar tersebut meliputi pakan, obat-obatan, vitamin
RRI.CO.ID, Bandung - Kementerian Kehutanan menyatakan Pemerintah Kota Bandung bertanggung jawab memenuhi kebutuhan dasar satwa di Bandung Zoo. Ini selama masa perpanjangan nota kesepahaman pengelolaan kebun binatang tersebut.
Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Satyawan Pudiyatmoko, mengatakan kebutuhan dasar tersebut meliputi pakan, obat-obatan, vitamin. Hingga kebutuhan teknis lain untuk memastikan kondisi satwa tetap terpelihara dengan baik.
“Hal ini guna memastikan kondisi satwa tetap terpelihara dengan baik. Selama masa transisi pengelolaan,” kata Satyawan, Rabu, 13 Mei 2026.
Selain kebutuhan satwa, pemerintah kota juga tetap menyiapkan pembayaran upah pekerja serta biaya utilitas seperti air, listrik, dan internet. Satyawan menegaskan keselamatan dan kesejahteraan satwa menjadi prioritas utama pemerintah dalam penanganan eks lembaga konservasi tersebut.
Menurutnya, pemerintah pusat bersama Pemkot Bandung terus melakukan koordinasi. Agar seluruh satwa mendapatkan penanganan dan perawatan yang sesuai prinsip kesejahteraan satwa atau animal welfare.
Ia berharap pengelolaan Bandung Zoo ke depan dapat dilakukan secara lebih profesional, akuntabel, dan memenuhi standar pengelolaan konservasi yang baik. Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan proses lelang pengelola baru Bandung Zoo ditargetkan rampung pada akhir Mei 2026.
“Pada 29 Mei kami menargetkan sudah mendapatkan pengelola baru,” katanya. Farhan menjelaskan, saat ini proses seleksi masih berlangsung dan belum memasuki tahap penetapan pemenang.
Menurutnya, peserta yang mengikuti proses lelang masih dalam tahap evaluasi kelayakan. Dari sekitar 85 pihak yang sebelumnya menyatakan minat, saat ini tersisa empat hingga lima peserta yang telah mengambil dokumen lelang secara resmi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....