Bambang Soesatyo Sah Jabat Komisaris Siloam
- 13 Mei 2026 00:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mantan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) resmi ditunjuk menjadi komisaris independen menggantikan Kartini Syahrir
- PT Siloam International Hospitals Tbk (Siloam) mengumunkannya saat menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)
RRI.CO.ID, Tangerang - Mantan Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) resmi ditunjuk menjadi komisaris independen menggantikan Kartini Syahrir. Hal itu PT Siloam International Hospitals Tbk (Siloam) saat menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
Presiden Direktur Siloam, David Utama mengatakan pada RUPST mengangkat kembali anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Acara tersebut dilakukan pula paparan publik untuk tahun buku 2025.
"Salah satu pembahasan dalam rapat, Siloam mengangkat dan mengangkat kembali anggota Direksi dan Dewan Komisaris. Di mana, Bambang Soesatyo ditunjuk menjadi komisaris independen menggantikan Kartini Syahrir," ujarnya, Selasa 12 Mei 2026.
Sementara, sambung David, susunan Direksi Siloam mengangkat kembali David Utama sebagai Presiden Direktur. Lalu Atiff Ibrahim Gill, Benny Haryanto Djie, Gabriele Isacco Tironi, Phua Meng Kuan (Daniel Phua), Richard Kidarsa dan Surya Tatang sebagai Direktur.
Siloam juga tengah menjalankan transformasi bisnis dengan Next Gen Siloam (NGS) untuk memperkuat pertumbuhan jangka panjang dan diferensiasi layanan kesehatan. Terdapat adanya penambahan kapasitas untuk kasur, bahkan metode akuisisi pada klinik atau rumah sakit yang menjadi rencana perluasan layanan kesehatan.
"Network premium kami berfokus pada penguatan keunggulan klinis melalui kolaborasi dengan rumah sakit terkemuka ditingkat global. Peningkatan pengalaman pasien, serta investasi berkelanjutan dalam teknologi medis canggih," kata dia.
Sementara itu, Network Value Seeker berfokus pada keunggulan operasional, aksesibilitas dan jangkauan layanan kesehatan yang lebih luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Dalam rapat tersebut, Siloam membukukan total pendapatan tahun buku 2025 sebesar Rp12,8 triliun atau naik 5,2 persen years on years (yoy).
"Lalu, EBITDA sebesar Rp2,8 triliun atau naik sebesar 18,3 persen dan laba bersih sebesar Rp1,1 triliun atau naik 22,5 persen. Meski demikian, tahun ini kembali disepakati tidak adanya pembagian dividen," ucap David.
"RUPST juga memutuskan untuk tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025. Oleh karena itu, seluruh laba bersih tahun 2025 akan dicatat sebagai laba ditahan perseroan," tambahnya.
Tahun buku 2025 juga menandai tahun yang krusial bagi Siloam, seiring dengan langkah perseoran menuju arketipe operasional yang lebih terfokus. Ini memungkinkan penyelarasan yang lebih kuat antara kemampuan klinis, alokasi modal, dan sumber daya operasional di seluruh jaringan rumah sakitnya.
Diketahui, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) resmi mengumumkan perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 di Jakarta, Jumat 8 Mei 2026. Perubahan tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan memperkuat struktur kepemimpinan.
Sebagai holding utama di bawah Lippo Group, LPKR membawahi sejumlah lini bisnis strategis. Perusahaan bergerak di sektor properti melalui LippoLand, pusat perbelanjaan lewat Lippo Malls Indonesia, serta layanan kesehatan melalui Siloam Hospitals.
Sorotan publik tertuju pada masuknya Bambang Soesatyo sebagai Komisaris Independen Perseroan. Tokoh yang akrab disapa Bamsoet itu pernah menjabat Ketua DPR RI dan Ketua MPR RI, serta aktif di berbagai organisasi nasional.
Di jajaran Direksi, Indra Yuwana resmi ditunjuk sebagai Presiden Direktur Perseroan. Ia merupakan alumni Lemhannas PPRA 61 dan pernah menjabat Direktur Investasi dan Kemudahan Berusaha di Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).
Masuknya dua figur tersebut dinilai membawa sinyal transformasi baru bagi perusahaan. LPKR disebut akan memperkuat ekspansi bisnis serta pengembangan sektor properti, kesehatan, dan lifestyle di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....