BNPB: Satu Korban Ditemukan di Bibir Kawah Utama Gunung Dukono

  • 10 Mei 2026 00:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan berhasil menemukan satu pendaki korban erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.
  • Selain menemukan satu korban, tim SAR juga mengidentifikasi dua titik timbunan pasir vulkanik yang diduga menjadi lokasi dua pendaki lainnya yang masih dinyatakan hilang.

RRI.CO.ID, Denpasar - Tim pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan berhasil menemukan satu pendaki korban erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu 9 Mei 2026.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari di Denpasar, Sabtu malam. Korban berinisial E, warga negara Indonesia, ditemukan sekitar pukul 14.30 WIT sore.

Berdasarkan laporan BNPB, korban ditemukan sekitar 50 meter dari bibir kawah utama gunung. Jasad sempat tertutup material pasir vulkanik dan baru terlihat setelah hujan deras mengguyur lokasi pencarian sehingga sebagian material tersapu air.

Saat ini jenazah telah dievakuasi ke RSUD Tobelo setelah proses evakuasi yang dilakukan dengan kehati-hatian. Mengingat, aktivitas vulkanik masih fluktuatif dan ketebalan pasir vulkanik di area kejadian cukup tinggi.

Selain menemukan satu korban, tim SAR juga mengidentifikasi dua titik timbunan pasir vulkanik yang diduga menjadi lokasi dua pendaki lainnya. Kedua titik tersebut berada dalam radius sekitar tiga meter dari lokasi penemuan korban pertama.

“Dua titik itu sudah ditandai menggunakan koordinat GPS,” ujar Abdul Muhari. Namun, karena kondisi mulai gelap dan aktivitas gunung masih tinggi, tim memutuskan memprioritaskan evakuasi korban pertama dan menghentikan sementara pencarian demi keselamatan personel.

Operasi pencarian dijadwalkan dilanjutkan Minggu (10/5) besok, dengan penyisiran dan penggalian di dua titik yang telah ditandai. Operasi ini dipimpin Kepala Kantor SAR Ternate bersama Kepala BPBD Kabupaten Halmahera Utara.

BNPB kembali mengingatkan masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi larangan pendakian serta tetap berada di luar radius bahaya yang ditetapkan Badan Geologi. Guna menghindari jatuhnya korban jiwa akibat aktivitas vulkanik yang masih dinamis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....