Lima Pendaki Terluka saat Erupsi Gunung Dukono
- 08 Mei 2026 14:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Erupsi Gunung Dukono melukai lima pendaki di Halmahera Utara, Jumat, 8 Mei 2026 pagi
- Tim gabungan masih menyisir kawasan gunung untuk proses evakuasi korban.
RRI.CO.ID, Jakarta - Erupsi Gunung Dukono melukai lima pendaki di Halmahera Utara, Jumat, 8 Mei 2026 pagi. Tim gabungan masih menyisir kawasan gunung untuk proses evakuasi korban.
Aktivitas vulkanik meningkat saat sejumlah pendaki berada di sekitar kawah. Kondisi itu memicu situasi darurat di jalur pendakian Gunung Dukono.
Kepala Pusat Data BNPB Abdul Muhari mengatakan, korban masih didata petugas. Pendataan dilakukan bersamaan dengan proses evakuasi di lapangan.
“Petugas masih mendata kondisi seluruh pendaki di kawasan terdampak. Tim gabungan juga fokus mengevakuasi korban yang mengalami luka-luka,” kata Abdul Muhari dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 8 Mei 2026.
PVMBG mencatat erupsi terjadi pukul 07.41 WIT dengan kolom abu pekat. Tinggi kolom erupsi mencapai sekitar 10 ribu meter dari puncak gunung.
Peningkatan aktivitas Gunung Dukono sebenarnya terpantau sejak akhir Maret 2026. Rata-rata tercatat 95 kejadian erupsi selama periode pengamatan PVMBG.
Aktivitas kegempaan juga menunjukkan lonjakan signifikan dalam beberapa pekan terakhir. Sismogram merekam amplitudo maksimum 34 milimeter dengan durasi hampir seribu detik.
Desa Mamunya di Kecamatan Galela ikut terdampak hujan abu vulkanik. BPBD masih mendata kondisi warga dan potensi kerusakan di wilayah tersebut.
Tim SAR gabungan bergerak cepat untuk menjangkau pendaki yang terjebak kawasan berbahaya. Medan tertutup abu vulkanik membuat proses evakuasi berlangsung lebih sulit.
BPBD Halmahera Utara mendirikan posko tanggap darurat terpadu sejak Jumat siang. Posko melibatkan tenaga medis, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan setempat.
BNPB meminta masyarakat menghindari radius berbahaya di sekitar Gunung Dukono. Warga juga diimbau menggunakan masker saat hujan abu kembali terjadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....