Puluhan Pendaki Tersesat saat Gunung Dukono Erupsi, Tim SAR Lakukan Evakuasi

  • 08 Mei 2026 13:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tim SAR Gabungan dikerahkan untuk mencari dan mengevakuasi puluhan pendaki yang tersesat di kawasan Gunung Dukono
  • sejumlah pendaki mengalami luka-luka akibat terdampak erupsi Gunung Dukono

RRI.CO.ID, Jakarta — Tim SAR Gabungan dikerahkan untuk mencari dan mengevakuasi puluhan pendaki yang tersesat di kawasan Gunung Dukono. Gunung Dukono terletak yang di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, baru saja terjadi terjadi aktivitas erupsi.

Informasi awal diterima Basarnas Command Center (BBC) melalui deteksi sinyal darurat (SOS) dari perangkat Garmin pada koordinat 1°42’13.7”N 127°52’50.2”E. Laporan tersebut kemudian dikonfirmasi oleh Kepala Desa Mamuya.

Kepala Desa Mamuya melaporkan terdapat sejumlah pendaki mengalami luka-luka akibat terdampak erupsi Gunung Dukono. Pihaknya meminta bantuan SAR untuk proses evakuasi korban.

Kepala Kantor SAR Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan Tim Rescue Pos SAR Tobelo bersama unsur potensi SAR langsung diberangkatkan menuju lokasi. Para personel langsung menuju lokasi setelah menerima laporan tersebut.

“Pada pukul 09.56 WIT, tim bergerak menuju Posko Pengamatan Gunung Dukono. Dan berkoordinasi dengan Polres serta BPBD Halmahera Utara terkait kondisi terkini di lapangan,” kata Iwan, lewat keterangannya, Jumat, 8 Mei 2026.

Setelah koordinasi dilakukan, tim melanjutkan perjalanan menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi para pendaki. Namun dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan aktivitas gunung api.

Berdasarkan data sementara, jumlah korban tercatat sebanyak 20 orang, termasuk warga negara asing (WNA) asal Singapura. Hingga kini, Tim SAR Gabungan masih berupaya mencapai lokasi para pendaki untuk melakukan evakuasi.

“Unsur yang terlibat dalam operasi SAR antara lain Basarnas Pos SAR Tobelo, Polres Halmahera Utara. Dibantu oleh Kodim Tobelo, BPBD Halmahera Utara, serta masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....