Banjir 1,8 Meter Rendam Cipondoh, 700 KK Terdampak
- 05 Mei 2026 11:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebanyak 700 kepala keluarga (KK) warga Kampung Candulan, Kelurahan Petir, Cipondoh, Kota Tangerang terendam banjir 1,8 meter
- Musibah tersebut selalu berulang apabila hujan dengan intensitas tinggi melanda
RRI.CO.ID, Tangerang - Sebanyak 700 kepala keluarga (KK) warga Kampung Candulan, Kelurahan Petir, Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, terendam banjir 1,8 meter. Musibah tersebut selalu berulang apabila hujan dengan intensitas tinggi melanda.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar mengatakan ratusan rumah di Kampung Candulan terendam banjir dengan ketinggian air mencapai lebih dari 180 sentimeter. Banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi serta meluapnya Kali Bendungan Polor setelah mendapat kiriman air dari Bogor.
"Debit air yang terus meningkat kemudian melimpas ke permukiman warga yang datarannya lebih rendah. Sebagian warga memilih bertahan di rumah untuk menjaga barang berharganya," ujarnya, Selasa 5 Mei 2026.
Mahdiar mengaku tidak sedikit pula warga yang memutuskan mengungsi karena ketinggian air terus bertambah. "Data sementara mencatat, ratusan rumah di tiga RW (Rukun Warga, Red) terdampak banjir, dengan ketinggian air bervariasi antara 40 centimeter hingga 180 sentimeter," ucapnya.
Lurah Petir, Budi Wasono menambahkan banjir berdampak pada ratusan kepala keluarga di empat RW. Sekitar 200 warga telah diungsikan dan seluruhnya dalam kondisi sehat.
"Sudah rutin banjir kalau hujan deras, diwilayah kami yang terdampak banjir. Sekitar 700 KK dari tiga RW yakni RW 5, RW 6 dan RW 7," ujar Budi.
"Banjir lebih disebabkan tingginya debit air di Kali Bendungan Polor hingga melimpas ke pemukiman warga yang lebih rendah. Sekitar 200 warga diungsikan ke sejumlah lokasi yang aman," tambahnya.
Salah satu warga, Heri mengaku terpaksa mengungsi karena ketinggian air di rumahnya terus tinggi sejak Senin 4 Mei 2026 malam. "Air mulai masuk sekitar pukul 10 malam, memang dari sore intensitas hujan lumayan tinggi di sini," kata dia.
Warga, lanjutnya, mengharapkan pemerintah pusat maupun Kota Tangerang segera mencari solusi permanen. Sebab banjir kerap terjadi di wilayah ini bila hujan mengguyur dengan intensitas tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....