Inflasi Jakarta Capai 0,21 Persen, Transportasi Jadi Penyumbang Utama

  • 04 Mei 2026 15:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Badan Pusat Statistik (BPS) DKI mencatat Jakarta mengalami inflasi bulanan sebesar 0,21 persen pada April 2026.
  • Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar pada kelompok transportasi adalah tarif angkutan udara dan bensin, masing-masing sebesar 0,15 persen dan 0,04 persen.

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) DKI mencatat Jakarta mengalami inflasi bulanan sebesar 0,21 persen pada April 2026 dibandingkan Maret 2026. Kenaikan harga terutama didominasi oleh kelompok transportasi.

Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto, menjelaskan inflasi April didorong oleh peningkatan indeks harga kelompok transportasi yang naik 1,46 persen. “Inflasi pada April 2026 di DKI Jakarta secara bulanan didominasi oleh peningkatan indeks harga pada kelompok transportasi sebesar 1,46 persen dengan andil 0,19 persen,” ujarnya di Jakarta, Senin 4 Mei 2026.

Komoditas yang memberikan andil inflasi terbesar pada kelompok transportasi adalah tarif angkutan udara dan bensin, masing-masing sebesar 0,15 persen dan 0,04 persen. Andil inflasi angkutan udara tercatat sebagai yang tertinggi dalam empat tahun terakhir.

Kadarmanto menjelaskan, lonjakan harga tiket pesawat dipicu kenaikan harga avtur serta normalisasi tarif pascadiskon Lebaran. Sementara itu, kenaikan harga bensin non-subsidi pada 18 April menyebabkan komoditas tersebut mengalami inflasi bulanan 0,73 persen dan memberi andil 0,04 persen terhadap inflasi Jakarta.

Selain transportasi, kelompok penyediaan makan dan minum atau restoran juga menyumbang inflasi sebesar 0,09 persen. Ayam goreng menjadi komoditas penyumbang terbesar dengan andil 0,04 persen.

Kenaikan harga ayam goreng dipicu meningkatnya biaya bahan baku seperti minyak goreng, tepung terigu. Serta kenaikan harga plastik pembungkus.

Selain itu, sejumlah makanan jadi lain juga mengalami kenaikan harga. Seperti nasi dengan lauk, pizza, masakan Jepang, martabak, bebek goreng, hamburger, hingga gudeg, meski andilnya lebih kecil.

Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga turut memberikan andil inflasi sebesar 0,03 persen pada April 2026. Secara keseluruhan, inflasi bulanan DKI Jakarta pada April 2026 tercatat lebih tinggi dibandingkan angka nasional yang berada di level 0,13 persen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....