Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 900 Meter di Atas Puncak
- 03 Mei 2026 18:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Minggu, 3 Mei 2026 pagi
- Kolom letusan teramati mencapai ketinggian sekitar 900 meter di atas puncak
- Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, mengatakan erupsi terjadi pada pukul 08.00 WIB
RRI.CO.ID, Lumajang - Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Minggu, 3 Mei 2026 pagi. Kolom letusan teramati mencapai ketinggian sekitar 900 meter di atas puncak.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, mengatakan erupsi terjadi pada pukul 08.00 WIB. "Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat daya," kata Sigit, 3 Mei 2026.
| Baca juga: Gunung Merapi Keluarkan Puluhan Guguran Lava |
Ia menjelaskan, erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 111 detik. Dalam enam jam terakhir sejak pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, tercatat 18 kali gempa letusan dengan amplitudo 10 hingga 22 milimeter dan durasi 89 hingga 201 detik.
Selain itu, aktivitas kegempaan juga meliputi satu kali gempa embusan, satu kali gempa harmonik, serta satu kali gempa tektonik jauh. Gunung Semeru saat ini berstatus Level III atau Siaga.
Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara. Sepanjang aliran Besuk Kobokan sejauh 13 kilometer dari puncak.
Di luar radius tersebut, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari sempadan sungai. Karena berpotensi terdampak awan panas dan aliran lahar hingga 17 kilometer dari puncak.
Selain itu, masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak karena rawan lontaran material pijar. Petugas juga mengingatkan potensi bahaya berupa awan panas, guguran lava, serta aliran lahar di sepanjang sungai yang berhulu di puncak Semeru.
Wilayah yang perlu diwaspadai antara lain sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat, termasuk anak-anak sungainya. Masyarakat diminta tetap waspada dan mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan otoritas terkait guna menghindari risiko bencana.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....