Pemkab Tangerang Siapkan Strategi Antisipasi Harga Pangan Meroket
- 29 Apr 2026 03:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memprediksi harga bahan pangan segera meroket terdampak dinamika geopolitik global
- Pemkab Tangerang menyiapkan sejumlah strategi untuk menekan inflasi
RRI.CO.ID, Tangerang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memprediksi harga bahan pangan segera meroket terdampak dinamika geopolitik global. Alhasil, menyiapkan sejumlah strategi untuk menekan inflasi.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tangerang, Resmiyati Marningsing mengatakan sebagai respons dari kenaikan harga pangan global tersebut memutar strategi. Pihaknya kini fokus melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan harga komoditas dipasaran.
"Ini merupakan upaya nyata pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang layak. Kita tekan jangan sampai terjadi lonjakan," ujarnya, Selasa 28 April 2026.
Selain itu pihaknya juga meluncurkan program Warteksi (Warung Tekan Inflasi) Gemilang 2026. Kegiatan ini dilaksanakan serentak selama tiga hari, mulai 28-30 April 2026, bertempat di dua titik strategis yaitu Gerai Tangerang Gemilang (GTG) dan Kelurahan Curug Kulon, Kecamatan Curug.
Menurutnya, Warteksi hadir dengan konsep yang lebih fleksibel menyerupai warung pada umumnya. Dimana masyarakat bebas memilih komoditas yang dibutuhkan tanpa sistem paket wajib dengan harga yang terjangkau.
"Bahan pokok yang disediakan dengan harga yang jauh lebih murah. Tentu melalui subsidi yang cukup besar," kata dia.
Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menyediakan subsidi besar dengan melepas komoditas pokok sebanyak 1.915 kilogram bahan pangan guna meringankan beban masyarakat.
"Subsidi ini membuat harga sejumlah bahan pokok turun jauh dari harga pasar," ujarnya.
Dia menekankan target utama dari Warteksi Gemilang adalah menjaga stabilitas ekonomi makro diwilayah Kabupaten Tangerang dan program ini terbuka bagi seluruh masyarakatnya.
"Harapan kami, daya beli masyarakat meningkat karena harga yang murah dan stabilitas ekonomi terkendali," ucapnya.
Sementara, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut Kota Tangerang salah satu daerah mampu mengengendalikan inflasi. Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir mengatakan Kota Tangerang menjadi salah satu kabupaten/kota yang telah memberikan kinerja pengendalian inflasi secara luar biasa. Karena dinilai telah menerapkan kinerja konkret sesuai dengan arahan TPID Kemendagri.
Dia merinci mulai dari melaksanakan operasi pasar, sidak ke pasar dan distributor, kerja sama dengan daerah penghasil komoditas pangan. Kemudian gerakan menanam serta merealisasikan BTT (Belanja Tidak Terduga, Red) untuk memastikan stabilitas inflasi tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....