Imunisasi Campak Massal Kabupaten Tangerang Sasar 70 Persen Balita

  • 28 Apr 2026 02:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 126.000 balita telah melakukan imunisasi campak massal yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang
  • Jumlah tersebut mencapai 70 persen dari 180.000 target sasaran

RRI.CO.ID, Tangerang - Sebanyak 126.000 anak balita telah melakukan imunisasi campak massal yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang. Jumlah tersebut mencapai 70 persen dari 180.000 target sasaran.

"Prosesnya sudah berjalan. Cakupannya di Kabupaten Tangerang lebih kurang 70 persen anak sudah menerima imunisasi campak," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, Senin 27 April 2026.

Menurut Hendra, hingga saat ini pihaknya terus melakukan optimalisasi pengejaran target hingga 90 persen dalam pemberian imunisasi campak terhadap balita/anak yang ada di daerah tersebut. "Jadi kita harus kejar sampai minimal 90 persen di bulan ini, sampai nanti cakupannya terpenuhi," kata dia.

Hendra mengungkapkan untuk mengejar target sasaran dalam pelaksanaan imunisasi campak ini, pemerintah Kabupaten Tangerang tengah berupaya melakukan kegiatan secara dor to dor. Bahkan, setiap Puskesmas diwajibkan melaksanakan pemberian vaksin campak tersebut.

"Kalau vaksin yang balita itu terutama di Posyandu, tapi kita mengejarnya dalam waktu sebulan. Jadi ada yang dikunjungin, ada yang datang ke Puskesmas, ada yang di tempat-tempat lain juga," ucapnya.

Dalam hal ini, Kabupaten Tangerang, menargetkan sedikitnya 180.000 balita usia sembilan hingga lima tahun menerima imunisasi campak. Hal ini sebagai upaya untuk menekan kasus campak di Indonesia.

Pemberian imunisasi campak tambahan ini dilakukan terhadap semua balita baik anak yang sebelumnya telah mendapatkan imunisasi campak lengkap maupun baru. Hal tersebut, katanya, guna meningkatkan kekebalan daya tahan tubuh anak dari paparan virus menular.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah mengaku untuk distribusi vaksin campak balita ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang telah menerima alokasi sebanyak 180.000. Seluruhnya digelontorkan oleh Pemerintah Provinsi Bantem dengan sesuai cakupan target yang ditentukan.

Saat ini, lanjutnya, terdapat tiga kecamatan sebagai wilayah terbanyak ditemukan kasus campak pada balita. Hal ini berdasarkan data periode Januari hingga Maret 2026 sedikitnya ada 140 kasus.

"Vaksin kita sudah dapat dari provinsi, sudah datang sebanyak itu. Alokasinya sesuai dengan jumlah target kita," kata dia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....