HUT Depok, Walikota Tegaskan Komitmen Kota Toleran

  • 25 Apr 2026 07:48 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wali Kota Depok Supian Suri tegaskan Depok kini kota toleran di usia ke-27
  • Stigma kota intoleran dinilai telah berubah dengan meningkatnya kebersamaan warga
  • Kegiatan pembauran seperti jalan sehat jadi simbol persatuan masyarakat
  • Pemkot dorong kesehatan warga melalui olahraga dan cek kesehatan gratis
  • Program pendidikan dan pengelolaan sampah jadi fokus pembangunan ke depan

RRI.CO.ID, Depok - Wali Kota Depok, Supian Suri menegaskan Kota Depok kini semakin toleran di usia ke-27. Pernyataan ini disampaikan saat perayaan Hari Ulang Tahun ke-27 Kota Depok di kawasan Situ Rawakalong, Cimanggis, Sabtu 25 April 2026.

Ia mengatakan stigma lama sebagai kota intoleran telah berubah. Menurutnya, masyarakat Depok kini menunjukkan semangat kebersamaan yang lebih kuat.

“Depok dulu sempat disebut kota intoleran, sekarang kita buktikan sudah menjadi kota toleran,” ucapnya.

Supian menyebut kegiatan pembauran kebangsaan menjadi salah satu indikator perubahan tersebut. Salah satunya melalui kegiatan jalan sehat yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi simbol persatuan di tengah keberagaman warga Depok. Ia menilai semangat kebersamaan terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan masyarakat. Warga diimbau rutin berolahraga serta memanfaatkan program cek kesehatan gratis.

“Saya ingin warga Depok panjang umur, semuanya sehat,” katanya.

Di sektor pendidikan, Supian mengingatkan orang tua memastikan anak mengikuti pendidikan sejak usia dini. Ia menyebut ke depan anak tidak bisa langsung masuk sekolah dasar tanpa melalui PAUD atau taman kanak-kanak.

Ia juga menyinggung sejumlah program pemerintah daerah yang tengah berjalan. Di antaranya program sekolah swasta gratis serta rencana pengelolaan sampah menjadi energi listrik yang ditargetkan terealisasi pada 2028.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Depok, Yeti Wulandari mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang melibatkan masyarakat. Ia menilai perayaan HUT Depok menjadi momentum memperkuat kebersamaan warga.

Menurutnya, program pemerintah daerah diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. DPRD, kata dia, akan mendukung kebijakan yang berpihak pada kebutuhan warga.

"Banyak persoalan yang diselesaikan beliau. Salah satunya persoalan PPDB," katanya.

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Depok, Jamhurobi juga menilai kegiatan ini memperkuat nilai toleransi. Ia menyebut Depok dihuni masyarakat dengan latar belakang beragam.

“Melalui kegiatan pembauran seperti ini, kami ingin memastikan Depok menjadi kota yang menerima semua kalangan,” katanya.

Perayaan HUT ke-27 Depok dipusatkan di Situ Rawakalong dan diikuti ribuan warga. Sejak pagi, arus pengunjung terlihat mengular, dengan berbagai kegiatan seperti bazar UMKM dan layanan kesehatan gratis turut meramaikan suasana.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....