Dinas Pemadam Kebakaran Bekasi Ingatkan Masyarakat Bahaya Tabung Gas Bocor

  • 02 Sep 2026 22:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gas yang bocor bisa menimbulkan ancaman serius terutama apabila terkena percikan api dan pemantik lainnya.
  • Gas yang mengumpul dalam satu ruangan sangat berbahaya ketika terkena percikan api atau pemantik lainya.

RRI.CO.ID, Kabupaten Bekasi- Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat akan bahaya tabung gas bocor. Sebab gas yang bocor bisa menimbulkan ancaman serius terutama apabila terkena percikan api dan pemantik lainnya.

Mengingat bahayanya risiko gas bocor, Kepala Disdamkar Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya mengingatkan masyarakat lebih waspada. Dan menyarankan agar ruang dapur memiliki ventilasi sehingga ketika gas bocor tidak mengumpul di satu ruangan.

Menurutnya, gas yang mengumpul dalam satu ruangan sangat berbahaya ketika terkena percikan api atau pemantik lainya. Bisa mengakibatkan adanya ledakan yang selama ini dipahami sebagai tabung gas meledak oleh masyarakat.

“Gas yang keluar akibat kebocoran bisa terakumulasi di dalam ruangan. Ketika ada pemantik, misalnya api atau percikan listrik, maka dapat terjadi ledakan, bukan tabungnya meledak," katanya, Rabu, 2 September 2026.

Ia juga menekankan kepada masyarakat, bahwa penanganan gas bocor membutuhkan tindakan tepat. Sehingga ia mengingatkan agar masyarakat tidak salah mengambil tindakan saat terjadi kebocoran gas di rumah mereka.

“Ketika mencium bau gas, jangan langsung menyalakan listrik, api. Karena itu bisa memicu adanya ledakan," katanya.

Sebagai upaya pencegahan kasus ledakan akibat gas bocor, Disdamkar Kabupaten Bekasi terus melakukan edukasi kepada masyarakat. Khususnya keluarga di lingkungan rumah tangga.

“Edukasi ini terus kami sampaikan karena masih banyak masyarakat yang belum memahami apa yang harus dilakukan ketika terjadi kebocoran gas. Prinsipnya, utamakan keselamatan, jangan panik, dan hindari tindakan yang dapat menimbulkan percikan atau api,” kata Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Dunia Usaha Disdamkar Kabupaten Bekasi, Syam.

Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memperhatikan kondisi tabung dan perangkat pendukungnya sebelum digunakan. Langkah pencegahan sederhana, menurutnya, dapat menjadi upaya penting untuk melindungi keluarga dari risiko kebakaran maupun ledakan akibat kebocoran gas.

"Jika masyarakat memahami mengenai penanganan kebocoran gas ini dapat mendorong terciptanya lingkungan rumah tangga yang lebih aman. Sekaligus menekan potensi terjadinya kebakaran," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....