Kabupaten Tangerang Kembali Banjir, 1.117 Jiwa Terdampak
- 20 Apr 2026 03:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sebanyak 1.117 jiwa dari 311 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Tangerang terdampak banjir yang kembali melanda
- Rumah yang terendam banjir di Kabupaten Tangerang sebanyak 252 unit dengan ketinggian hingga 1,2 meter
RRI.CO.ID, Tangerang - Sebanyak 1.117 jiwa dari 311 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Tangerang terdampak banjir yang kembali melanda. Untuk jumlah rumah yang terendam sebanyak 252 unit dengan ketinggian hingga 1,2 meter.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik mengatakan banjir kali ini terjadi akibat meluapnya aliran Sungai Cimanceri. Akibatnya, tiga kecamatan, yakni Jambe, Pagedangan, dan Legok terendam.
"Banjir terjadi di Desa Sukamanah Kecamatan Jambe, lalu di Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan. Kemudian Desa Cirarab, Kecamatan Legok, " ujar Taufik, Minggu 19 April 2026.
Ketinggian air bervariasi di setiap wilayah, untuk di Kecamatan Jambe, genangan berkisar antara 60 hingga 70 sentimeter. Sementara di Kecamatan Pagedangan, ketinggian air mencapai 40 sentimeter hingga 1,2 meter.
"Adapun di Kecamatan Legok, tinggi air sekitar 50 sentimeter. Untuk penyebabnya itu luapan aliran Sungai Cimanceri," kata Taufik.
Taufik mengungkapkan sebagian warga memilih mengungsi, dengan sekitar 450 jiwa saat ini berada di Masjid Jami Al-Falah, Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan. Pihaknya telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak, terutama bagi mereka yang berada di lokasi pengungsian.
Sebelumnya, sebanyak 512 kepala keluarga (KK) dengan total 1.675 warga Tigaraksa, Kabupaten Tangerang terdampak banjir. Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terpaksa mengevakuasi korban melalui atap rumah.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik mengatakan anggota Pos Balaraja menerima laporan dari Pushdalop adanya warga terjebak banjir didalam gudang. Lokasi berada di Kampung Cogrek, PT Citra Prima Indokencana, Tigaraksa.
"Kami langsung melakukan langkah evakuasi para warga terdampak banjir. Evakuasinya melalui atap, karena ketinggian air hampir mencapai atap," ujarnya, Senin 6 April 2026.
Camat Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Cucu Abdul Rosied mengaku banjir akibat cuaca ekstrem hingga sungai-sungai diwilayah tersebut meluap. "Selama dua hari ini yang memang kita sangat rasakan, baik di hari Minggu maupun hari Senin, ada 512 KK dengan jumlah1.675 jiwa," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....