Gubernur DKI Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi Global
- 18 Apr 2026 00:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gubernur Pramono Anung meminta jajaran BUMD DKI berani berekspansi ke pasar yang lebih luas demi memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.
- Pramono menekankan pentingnya konsolidasi dan pembentukan budaya korporasi yang terbuka, transparan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta jajaran BUMD untuk meningkatkan daya saing dan tidak hanya menjadi pemain lokal. Ia mendorong perusahaan milik Pemprov DKI berani berekspansi ke pasar yang lebih luas demi memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global.
Hal ini disampaikan Pramono dalam acara BUMD Leaders Forum 2026 “Synergy For Resilience” yang digelar di Candi Bentar Hall Putri Duyung Ancol, Jumat 17 April 2026. Menurut Pramono, sejumlah BUMD memiliki potensi besar untuk berkembang ke level lebih tinggi.
Ia mencontohkan Bank Jakarta, Pasar Jaya, dan Perumda Dharma Jaya sebagai entitas yang dapat menjadi motor ekspansi bisnis di luar pasar domestik. “Tidak menjadi pemain lokal atau jago kandang, tetapi bertarung keluar, saya yakin itu akan memberi manfaat besar bagi Jakarta,” ujarnya.
Di tengah target penguatan BUMD sebagai pilar ekonomi Jakarta Global City, Pramono juga mengingatkan tantangan eksternal yang harus diantisipasi. Pramono menyoroti ketidakpastian geopolitik dunia dan ancaman fenomena El Nino pada April–September mendatang.
Ia menekankan pentingnya konsolidasi dan pembentukan budaya korporasi yang terbuka, transparan. Serta dikelola secara profesional agar BUMD lebih tangguh menghadapi tekanan ekonomi.
Dalam acara ini turut dihadiri Sekda DKI Uus Kuswanto, Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur Yustinus Prastowo, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Suharini Eliawati. Serta Kepala BP BUMD Provinsi DKI Jakarta bersama jajaran komisaris dan direksi BUMD.
Forum ini mengangkat sejumlah isu strategis. Termasuk sinergi pembiayaan melalui Bank Jakarta, sinergi penjaminan proyek melalui Jamkrida Jakarta, hingga optimalisasi aset BUMD.
Kepala BP BUMD menjelaskan, forum ini merupakan kelanjutan pertemuan Desember 2025 dengan tiga topik utama. Pertama, akselerasi investasi dan kemandirian finansial melalui creative financing dan sinergi pembiayaan.
Pada Triwulan I 2026 telah ditandatangani fasilitas kredit Bank Jakarta untuk tiga BUMD, termasuk Food Station Tjipinang. Kedua, optimalisasi investasi dan pengembangan bisnis melalui penjaminan proyek strategis oleh Jamkrida Jakarta.
Kemudian, ketiga, peningkatan produktivitas aset strategis sebagai penggerak investasi dan sumber pendapatan baru. Seperti pengembangan properti, park & ride, hingga infrastruktur pengolahan air limbah dan pangan.
Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan kesepakatan kredit antara PAM Jaya dan Bank Jakarta. Melalui komitmen Collaboration Charter, BUMD diharapkan bertransformasi menjadi institusi tangguh dan profesional yang berperan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....