Pemulihan Sekolah Terdampak Bencana di Sumatra Dikebut, Target Tuntas Juli

  • 17 Apr 2026 20:13 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah terus mempercepat pemulihan sekolah yang terdampak bencana di tiga provinsi di Sumatra. Tujuannya, agar proses belajar mengajar tidak terganggu.
  • Mendikdasmen menargetkan revitalisasi sekolah terdampak rampung sebelum tahun ajaran baru 2026.

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah terus mempercepat pemulihan sekolah yang terdampak bencana di tiga provinsi di Sumatra. Tujuannya, agar proses belajar mengajar tidak terganggu.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan sebagian besar kegiatan belajar mengajar sudah kembali berjalan normal. Kecuali di wilayah Aceh yang masih menghadapi kendala akses.

“Kalau kegiatan belajar mengajar semuanya sudah berjalan ya. Kecuali Aceh masih ada beberapa yang belum selesai,” ujar Abdul Mu’ti saat kunjungan kerja di Kabupaten Padang Pariaman, Jumat 17 April 2027.

Kunjungan tersebut juga diisi dengan peresmian ruang kelas darurat di SD Negeri 05 Batang Anai. Ini sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pendidikan di daerah terdampak.

Sumut dan Sumbar Sudah Pulih

Menurut Mendikdasmen, hingga pertengahan April 2026 proses belajar mengajar di seluruh satuan pendidikan di Sumatra Utara dan Sumatra Barat telah berjalan dengan baik. Namun di Aceh, sejumlah sekolah masih belum dapat beroperasi optimal karena lokasi sulit dijangkau.

Meski begitu, pembelajaran tetap berlangsung dengan menggabungkan siswa ke sekolah lain. Serta menerapkan sistem shift pagi dan siang.

Pemerintah telah mengalokasikan bantuan sektor pendidikan hingga Rp2,8 triliun untuk tiga provinsi terdampak bencana. Rinciannya, Aceh: Rp1,19 triliun, Sumatra Barat: Rp322 miliar dan Sumatra Utara: Rp636 miliar.

“Secara keseluruhan untuk tiga provinsi terdampak bencana kami sudah mencairkan dana hingga Rp2,8 triliun,” kata Abdul Mu’ti.

Mendikdasmen menargetkan revitalisasi sekolah terdampak rampung sebelum tahun ajaran baru 2026. Pemerintah berharap seluruh sekolah sudah dapat menjalankan proses belajar mengajar secara normal mulai Juli 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....