Kemendikdasmen: Realisasi Perbaikan Sekolah Dasar Naik 60 Persen

  • 21 Okt 2025 13:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Karawang: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaporkan peningkatan signifikan dalam pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan di Indonesia. Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen, Salim Somad, mengatakan saat ini sebanyak 6.325 sekolah dasar (SD) telah menjalani program tersebut.

Padahal, program revitalisasi satuan pendidikan itu awalnya direncanakan untuk 4.053 satuan pendidikan jenjang SD. "Namun setelah dilakukan proses kolaborasi dan pengelolaan menyeluruh, realisasinya meningkat hingga 60 persen," ujarnya, Selasa (21/10/2025).

Salim mengatakan total anggaran yang digunakan untuk program revitalisasi atau perbaikan ini sebesar Rp4,49 triliun. "Diharapkan ini dapat memperbaiki kualitas sarana dan prasarana pendidikan sekaligus mendukung pemerataan akses pendidikan yang layak di semua daerah," ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan, mengapresiasi program revitalisasi fasilitas pendidikan tersebut. "Bantuan ini sangat dibutuhkan saat dana transfer ke daerah (TKD) dan dana bagi hasil provinsi (DBH) berkurang," ucapnya.

Menurut Wawan, saat ini banyak pemda menghadapi keterbatasan anggaran akibat berkurangnya dana-dana dari pusat seperti TKD dan DBH. Sehingga, dukungan program revitalisasi dari Kemendikdasmen menjadi sangat berarti bagi sektor pendidikan di Kabupaten Karawang dan daerah lainnya.

"Banyak bangunan sekolah yang sudah berusia tua kini mengalami kerusakan cukup parah," katanya. Karena itu, revitalisasi menjadi langkah penting untuk memastikan kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan nyaman dan aman.

Salah satunya adalah SDN Karawang Kulon 03 yang ditinjau oleh pejabat Kemendikdasmen dan Pemkab Karawang pada Selasa (21/10/2025). Revitalisasi sekolah tersebut mencakup pembangunan ruang kelas baru, toilet, hingga Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....