Antisipasi Dampak Geopolitik, Pemprov DKI Perketat Distribusi LPG 3 Kg
- 17 Apr 2026 20:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta distribusi LPG 3 kilogram dijaga ketat.
- Pramono menyebut, selain faktor geopolitik, potensi dampak fenomena El Nino juga dapat mengganggu distribusi energi.
RRI.CO.ID, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta distribusi LPG 3 kilogram dijaga ketat. Mengingat, saat ini berpotensi terjadi gangguan pasokan energi akibat dinamika global.
Pramono menilai situasi geopolitik global yang belum stabil berpotensi memengaruhi rantai pasok energi, termasuk bahan bakar minyak (BBM) dan LPG. Namun, ia menegaskan LPG subsidi tersebut merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipastikan ketersediaannya.
“Yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah LPG 3 kilogram. Karena ini kebutuhan yang sangat dasar,” ujar Pramono dalam keterangannya di Balai Kota, Jumat 17 April 2026.
Menurut Pramono, selain faktor geopolitik, potensi dampak fenomena El Nino juga dapat mengganggu distribusi energi. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus memantau pergerakan pasokan agar tidak terjadi kelangkaan di masyarakat.
“Kami secara khusus memantau hal yang berkaitan dengan BBM dan juga LPG 3 kilogram. Supaya jangan sampai tergopoh-gopoh ketika persoalan terjadi,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, Pemprov DKI juga menyiapkan strategi menjaga ketahanan energi melalui pengembangan energi terbarukan. Salah satu upaya yang mulai dilakukan adalah pemanfaatan panel surya untuk meningkatkan efisiensi energi di wilayah ibu kota.
“Kami mulai mengembangkan energi alternatif. Seperti solar panel sebagai bagian dari upaya efisiensi energi,” ucap Pramono.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....