Rusun ASN Kejati Jabar Ditarget Rampung Awal Oktober 2026, Progres Lampaui Target

  • 14 Apr 2026 20:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Maruarar Sirait menargetkan rusun ASN Kejati Jabar rampung lebih cepat, target awal Oktober 2026
  • Progres pembangunan melampaui target dengan capaian fisik 32,40 persen dan deviasi positif 22,22 persen
  • Rusun dibangun dengan dua lantai tipe Arthaloka, yang menyediakan 44 unit hunian tipe 36 dengan fasilitas lengkap

RRI.CO.ID, Bandung — Menteri PKP Maruarar Sirait menargetkan pembangunan rumah susun (rusun) ASN Kejaksaan Tinggi Jawa Barat rampung lebih cepat dari jadwal. Proyek tersebut ditargetkan selesai pada awal Oktober 2026.

Saat ini, realisasi fisik pembangunan tercatat progres yang signifikan, yakni mencapai 32,40 persen dari rencana 10,18 persen. Sementara realisasi keuangan telah mencapai 20 persen dengan deviasi positif sebesar 22,22 persen.

Menteri Maruarar menekankan pembangunan tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga kualitas hunian. Menurutnya, rusun harus layak, aman, dan nyaman untuk digunakan dalam jangka panjang.

“Kita tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga kualitas. Hunian ini harus benar-benar layak, aman, dan bisa digunakan dalam jangka panjang,” ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tersebut dalam keterangan tertulis Selasa, 14 April 2026.

Ia juga mengapresiasi kinerja Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Jawa II. Menurutnya, proyek ini dinilai mampu melampaui target sehingga berpotensi selesai lebih cepat dari waktu kontrak.

“Saya mengapresiasi kinerja BP3KP Jawa II yang mampu melampaui target. Kita dorong agar proyek ini bisa selesai lebih cepat dari waktu kontrak tanpa mengurangi kualitas,” ucap Ara.

Sementara itu, Kepala Kejati Jabar Hermon Dekristo menyatakan rusun ini diprioritaskan bagi pegawai golongan II dan IIIA. Ia juga mengspresiasi atas dukungan pemerintah dalam pembangunan tersebut.

Sebagai informasi, rusun ini akan dibangun dua lantai tipe Arthaloka, yang menyediakan 44 unit hunian tipe 36 dengan fasilitas lengkap. Meliputi kamar tidur, ruang tamu, dapur, kamar mandi, serta ruang cuci dan jemur.

Fasilitas pendukung juga disiapkan, mulai dari balai warga, minimarket, mushola, ruang serbaguna, hingga parkir 24 mobil dan 46 motor. Rusun ini berlokasi sekitar 5 kilo meter dari Kantor Kejati Jabar, dan berada dekat fasilitas publik seperti stasiun dan pusat perbelanjaan.

Proyek ini menjadi salah satu contoh percepatan pembangunan hunian ASN di perkotaan. Dengan progresnya yang melampaui target, maka bangunan ini berpotensi selesai lebih cepat dari jadwal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....