Program MBG Hidupkan Usaha Ikan Warga Colomadu

  • 12 Apr 2026 21:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Karanganyar — Dodo, pembudidaya dan pedagang ikan dari Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, semakin semangat bekerja. Pasalnya, sejak Presiden Prabowo melaksanakan program MBG, ikan yang dia budi dayakan selalu habis terserap dapur MBG atau SPPG.

Sebelum ada program MBG, dalam sehari ikan yang dipelihara Dodo terserap 3 kuintal per hari. Itu pun dari segala macam ikan, yakni gurami, patin, lele, nila, dan kakap.

Kini, ketika program MBG bergulir, dia bisa menjual hingga 1 ton per minggu. Bahkan, pada saat permintaan tinggi, satu hari bisa terserap 1 ton.

“Petani itu sekarang semakin semangat memelihara ikan. Karena pasti laku,” kata Dodo, Minggu 12 April 2026.

Dodo mengatakan keberadaan program MBG juga memberi tantangan tersendiri bagi pembudidaya ikan. Pasalnya, MBG membuat dia kewalahan untuk menyediakan ikan. Apalagi, banyak pelanggan individu yang mengambil ikan ke dia.

“Tentu permintaan semakin meningkat dan akhirnya produksi tidak seimbang. Makanya, sering pedagang akhir-akhir ini kesulitan mencari ikan konsumsi,” kata dia.

Dia berharap ke depan pemerintah untuk membina para pembudidaya ikan, terutama pemelihara ikan rumahan seperti dirinya. Selain untuk memenuhi kebutuhan MBG, semakin banyak peternak ikan pun akan membuat ekonomi lokal berjalan.

Saat ini Dodo hanya bisa menyuplai ikan untuk tiga SPPG. Itu pun kadang tidak bisa memenuhi semua permintaan.

“Program MBG ini kelihatan sekali dampak ekonominya. Sangat luar biasa. Kami selaku pedagang ikan merasakan sekali dampaknya,” kata dia.

Untuk itu, dia meminta Prabowo untuk tidak menghentikan program MBG. Apalagi program ini juga bisa menggerakkan pedagang-pedagang komoditas lain seperti pedagang sayur, telur, susu, hingga beras.

Masyarakat sekitar juga dilibatkan di dapur MBG untuk bekerja sebagai juru masak, pendistribusi makanan, hingga petugas administrasi. “Perputaran ekonomi di sekitar kita gitu loh, Mas,” kata dia.

"Bapak Presiden, saya petani dari Klodran mengucapkan terima kasih. Dengan program Bapak ini perputaran ekonomi kami rasakan."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....