Santri di Karanganyar Sambut Hangat Program MBG
- 12 Apr 2026 01:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Santri di Pondok Pesantren Al Mubarok Karanganyar mendapatkan bantuan asupan Makan Bergizi Gratis dari pihak pemerintah pusat.
- Ramadika merasa bersyukur atas program bantuan makanan tersebut karena sangat meringankan beban operasional harian bagi seluruh penghuni pesantren.
- Kebijakan distribusi nutrisi itu menjadi inspirasi pengelola sekolah keagamaan agar mampu menghadirkan berbagai menu sajian makanan yang lezat.
RRI.CO.ID, Karanganyar — Suasana siang di Pondok Pesantren Al Mubarok, Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, terasa berbeda. Di sela aktivitas belajar dan ibadah, kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa warna baru bagi para santri.
Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini mulai dirasakan dampaknya oleh para penghuni pesantren. Bagi mereka, MBG bukan hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi, melainkan juga bentuk kepedulian.
Ramadika, salah satu santri delapan tahun di Pesantren Al Mubarok, menggambarkan program ini menyentuh sisi mendasar kehidupan santri. Di tengah keterbatasan yang kerap menjadi bagian dari keseharian di pesantren, kehadiran MBG terasa begitu berarti.
“Dari kami yang ada di pondok pesantren, dengan adanya MBG dari pemerintah itu sangat-sangat bersyukur, karena dari segi kebutuhan pondok pesantren memang kami sangat membutuhkan MBG,” ujar Ramadika, dikutip Sabtu, 11 April 2026.
Lebih dari sekadar bantuan, Ramadika menilai MBG mencerminkan adanya upaya pemerataan dari pemerintah. Ia melihat santri akhirnya mendapatkan perhatian yang setara dengan pelajar di sekolah umum.
Dari sisi pengalaman sehari-hari, ia juga merasakan perubahan kecil namun berdampak besar. Variasi menu yang dihadirkan setiap hari, menurutnya, bukan hanya membuat kebutuhan makan terpenuhi.
“Menu yang di MBG itu setiap harinya berbeda-beda. Justru dengan beda-bedanya menu setiap hari itu membuat kita penerima MBG itu merasa penasaran dengan menu-menu berikutnya,” katanya.
Cerita serupa datang dari santriwati yang juga merasakan manfaat langsung program ini. Mereka menggambarkan kebahagiaan sederhana yang sebelumnya jarang mereka rasakan.
“Senang banget (dapat MBG). Senangnya kita dapat menu-menu baru dan juga variasi buat kita,” ucap mereka.
Bagi para santriwati, MBG bahkan menjadi sumber inspirasi. Variasi hidangan yang disajikan membuka ide baru untuk mengembangkan menu makanan di lingkungan pesantren.
“Dan kami juga mendapatkan inspirasi juga di MBG, karena dari menunya bisa kita curi-curi, biar anak-anak juga bisa makannya lebih lahap lagi. Senang banget, karena menu-menunya juga enak-enak,” lanjutnya.
Para santri berharap program ini tidak berhenti di sini. Mereka berharap Program MBG terus berkembang dan menjangkau lebih banyak kalangan, termasuk lembaga pendidikan nonformal lainnya.
Ramadika menaruh harapan besar agar program ini terus berlanjut dan semakin luas jangkauannya. Ia membayangkan manfaat MBG dapat dirasakan lebih banyak pesantren dan sekolah di seluruh Indonesia.
“Saya santri mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas Program MBG yang sangat bermanfaat bagi kami semua,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....