Lebaran, Warga Kota Tangerang Kesulitan Air Bersih

  • 23 Mar 2026 06:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ribuan warga Kota Tangerang kesulitan air bersih pada malam Lebaran/Idulfitri 1447 Hijriyah
  • Perumda Tirta Benteng (TB) menghentikan pasokan airnya kepada pelanggannya tanpa pemberitahuan

RRI.CO.ID, Tangerang - Ribuan warga Kota Tangerang kesulitan air bersih pada malam Lebaran/Idulfitri 1447 Hijriyah. Pasalnya, Perumda Tirta Benteng (TB) menghentikan pasokan airnya kepada pelanggannya tanpa pemberitahuan.

Sumarni warga Gebang Raya, Kota Tangerang mengatakan pasokan air dari Perumda TB terhenti pada Sabtu 21 Maret 2026 malam. Otomatis, tidak ada air bersih untuk mandi dan mencuci.

"Malam itu (Sabtu, Red) malam Lebaran dan saya beserta keluarga besar berkumpul. Banyak cucian piring kotor karena habis menjamu keluarga besar pada suasana Lebaran," ujarnya, Minggu 22 Maret 2026.

Sumarni juga mengaku dirinya dan anak-anak terpaksa tidak mandi karena tidak ada air bersih. "Bila hari biasa mungkin saya bisa beli air galon isi ulang, tapi karena suasana Lebaran tempat galon isu ulang semuanya tutup," kata dia.

Hal senada dialami Eko Sunarso, warga Tangerang lainnya. Dia mengatakan pasokan terhenti dimana saat-saat krusial dalam suasana Idulfitri 1447 Hijriyah.

"Pasokan air terhenti secara mendadak dan tanpa pemberitahuan sebelumnya dari Perumda TB. Namanya air itulah kebutuhan pokok sekali," ucapnya.

Eko menegaskan setelah pasokan air kembali menyala, airnyapun tidak dapat digunakan karena keruh kehitaman. "Walau air sudah menyala, airnyapun kotor dan itu berlangsung sampai pagi hari," ujar Eko.

Sementara, Direktur Umum Perumda TB, Tommy Herdiansyah menjelaskan pihaknya telah mengoperasikan sistem SCADA dan 'command center'. Tujuannya untuk memantau produksi, distribusi, hingga kualitas aliran air ke rumah pelanggan.

Selain itu, lanjutnya, layanan bantuan berupa pengiriman air melalui truk tangki disiagakan 24 jam. Hal ini untuk membantu warga saat terjadi gangguan distribusi, kebocoran, musim kemarau, maupun kondisi darurat lainnya.

“Komitmen kami diusia Kota Tangerang Ke-33 tahun adalah terus meningkatkan kualitas pelayanan agar menjadi perusahaan daerah yang mandiri, profesional dan berkualitas. Kami juga terus mendukung target pelayanan air minum 100 persen pada tahun 2031,” kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....