Khofifah Ajak Momentum Idulfitri untuk Tebar Perdamaian

  • 21 Mar 2026 19:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Idulfitri
  • Khofifah Indar Parawangsa
  • Momentum Idulfitri

RRI.CO.ID, Surabaya -Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak masyarakat menjadikan momentum Idulfitri sebagai sarana menyemai perdamaian. Ia berharap suasana damai tidak hanya terasa di tingkat regional, tetapi juga nasional hingga global.

“Mudah-mudahan Idul Fitri ini bisa berlangsung damai, menyemai damai tidak hanya resonansinya di tingkat regional, tapi juga nasional, dan global,” katanya, Sabtu, 21 Maret 2026. Menurutnya, semangat Idul Fitri harus menjadi energi untuk membangun kehidupan yang harmonis.

Selain itu, masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana yang sejuk dan saling menghargai. “Semangat Idulfitri, semangat untuk bisa hidup berdamai, saling memberikan suasana yang sejuk,” ujarnya.

Khofifah juga menyoroti kondisi geopolitik global yang masih diwarnai konflik. Ia menilai, semangat Idulfitri dapat menjadi momentum untuk menahan bahkan menghentikan peperangan.

“Dalam suasana geopolitik sekarang, paling tidak bisa menahan dan menghentikan peperangan. Karena tidak ada yang menang dalam peperangan ini,” ucapnya.

Ia menegaskan konflik berkepanjangan membawa dampak luas, termasuk terhadap ekonomi global. Salah satunya adalah terganggunya pasokan minyak dunia yang berdampak pada berbagai sektor.

“Kita bisa merasakan dampak ekonomi akibat dari supply minyak dunia,” katanya. Selain itu, risiko lain yang muncul mencakup stabilitas ekonomi dan struktur sosial masyarakat.

Kondisi tersebut dinilai dapat memicu ketidakpastian di berbagai negara. “Kita bisa merasakan risiko ekonomi, risiko stabilitas, struktur sosial masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, Khofifah berharap konflik tidak berlangsung lama. Ia mengajak seluruh pihak menjadikan nilai-nilai Idulfitri sebagai inspirasi menciptakan perdamaian dunia.

“Kita ingin perang tidak berkepanjangan, dan berharap semangat Idul Fitri ini bisa menjadi inspirasi semua kepala negara dan warga bangsa. Kita membutuhkan suasana yang aman,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....