Senator Fahira Tekankan Kolaborasi Jaga Jakarta saat Ditinggal Mudik
- 20 Mar 2026 07:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama periode mudik dan libur Idulfitri 1447 H di wilayah Jakarta
- Fahira juga mengimbau warga memanfaatkan fasilitas penitipan kendaraan yang tersedia
- Banyaknya rumah kosong dan menurunnya aktivitas warga dinilai meningkatkan potensi gangguan keamanan
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Fahira Idris, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Khususnya, selama periode mudik dan libur Idulfitri 1447 H di wilayah Jakarta.
Menurut Fahira, kondisi Jakarta yang relatif lebih lengang saat ditinggal mudik justru memerlukan tingkat kewaspadaan lebih tinggi. Banyaknya rumah kosong dan menurunnya aktivitas warga dinilai meningkatkan potensi gangguan keamanan.
“Momentum mudik membuat banyak rumah kosong dan aktivitas warga menurun, karena itu, kolaborasi antara warga, aparat, dan pemerintah provinsi di semua tingkatan menjadi kunci utama. agar Jakarta tetap aman dan kondusif,” ujar Fahira dalam keterangan tertulis, Jumat 20 Maret 2026.
Ia mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menginstruksikan pengaktifan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) hingga tingkat RT/RW. Menurutnya, pendekatan berbasis partisipasi warga ini efektif dalam mencegah potensi gangguan keamanan selama musim mudik.
Fahira menilai, saat sebagian besar warga meninggalkan ibu kota, peran warga yang tetap tinggal menjadi sangat strategis sebagai garda terdepan menjaga lingkungan. Keterlibatan aktif melalui ronda malam, pendataan warga, serta pengawasan akses keluar-masuk kawasan dinilai perlu diperkuat.
“Siskamling bukan sekadar ronda, tetapi sistem deteksi dini untuk mencegah pencurian, tawuran, hingga kebakaran. Ini juga memperkuat solidaritas sosial di tengah kehidupan perkotaan yang semakin individualistik,” kata Senator asal Jakarta itu.
Ia pun merinci sejumlah langkah strategis yang perlu dilakukan bersama. Pertama, memastikan seluruh RT/RW mengaktifkan Siskamling secara konsisten dengan jadwal terorganisir.
Kedua, memperkuat koordinasi antara warga dan aparat seperti Bhabinkamtibmas serta Babinsa agar respons terhadap gangguan lebih cepat.
Ketiga, menerapkan sistem pengamanan lingkungan seperti one gate system atau portal akses terbatas guna meminimalkan risiko kejahatan.
Keempat, mendorong warga yang mudik untuk melaporkan keberangkatan kepada pengurus lingkungan agar rumah yang ditinggalkan dapat dipantau. Kelima, memastikan kesiapan lingkungan dari aspek dasar seperti penerangan, kebersihan, serta antisipasi potensi kebakaran.
Selain itu, Fahira juga mengimbau warga memanfaatkan fasilitas penitipan kendaraan yang tersedia. Serta memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
“Menjaga Jakarta saat mudik adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, kita tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga merawat rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....