Pasar Rakyat dan Operasi Pasar Murah PLBN Motaain Diapresiasi
- 10 Mar 2026 21:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - PLBN Motaain menggelar Pasar Rakyat dan Operasi Pasar Murah pada Februari 2026 untuk menjaga stabilitas harga pangan dan ketersediaan stok di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste. Dalam kegiatan ini, sebanyak 6 ton beras program SPHP disalurkan kepada masyarakat dengan harga terjangkau di bawah fluktuasi pasar normal.
Selain kebutuhan pokok, pasar ini juga menjadi ajang promosi hasil bumi lokal dan kuliner yang mendorong interaksi ekonomi produktif antara pedagang dan warga sekitar. Kepala PLBN Motaain menegaskan bahwa program ini merupakan komitmen nyata pemerintah untuk menjadikan kawasan perbatasan sebagai simpul pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Antusiasme warga yang tinggi menunjukkan bahwa kehadiran negara dirasakan manfaatnya secara langsung dalam meringankan beban ekonomi masyarakat. Mengomentari langkah tersebut, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS DPR RI, Ahmad Heryawan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pos Lintas Batas Negara Motaain yang menggelar Pasar Rakyat dan Operasi Pasar Murah beberapa waktu lalu.
Hal itu guna menjaga stabilitas harga pangan serta ketersediaan stok di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste. Kegiatan tersebut menyalurkan sebanyak 6 ton beras program SPHP kepada masyarakat dengan harga terjangkau, berada di bawah fluktuasi harga pasar normal.
“Langkah PLBN Motaain ini sangat membantu masyarakat perbatasan dalam menghadapi tekanan kenaikan harga bahan pokok. Intervensi pasar melalui operasi pangan murah adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya di wilayah terdepan,” ujar Kang Aher dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 10 Maret 2026.
Lebih jauh, mantan Gubernur Provinsi Jawa Barat dua periode ini menilai kegiatan PLBN Motaain tersebut tidak hanya berfokus pada stabilitas harga. Akan tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi lokal.
Selain kebutuhan pokok, pasar rakyat tersebut menjadi ajang promosi hasil bumi dan kuliner lokal yang mendorong interaksi ekonomi produktif antara pedagang dan warga sekitar. “Penguatan aktivitas ekonomi di kawasan perbatasan merupakan bagian dari strategi menjadikan wilayah tersebut sebagai simpul pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
PLBN Motaain sendiri menyatakan bahwa program ini merupakan komitmen pemerintah untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat di beranda terdepan negara,” jelas Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI ini. Ini membuktikan bahwa program ini dirasakan secara nyata dalam meringankan beban ekonomi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....