Keragaman Jakarta Terpancar di Festival Nyepi dan Pawai Ogoh-Ogoh

  • 08 Mar 2026 21:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Ribuan warga Jakarta memadati Bundaran HI, Minggu, 8 Maret 2026, untuk menyaksikan Festival Nyepi dan Pawai Ogoh-ogoh. Acara ini menjadi simbol kuat kebersamaan dan keberagaman masyarakat ibu kota, sekaligus momentum edukasi budaya menjelang Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Gubernur Pramono Anung bersama Wakil Gubernur Rano Karno turut hadir dan menyaksikan langsung rangkaian festival. Acara ini diselenggarakan melalui kerja sama komunitas Suka Duka Hindu Dharma Jakarta Raya dan Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, Rano Karno menekankan festival ini bukan hanya tradisi keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat harmoni di tengah masyarakat Jakarta yang majemuk. “Dalam pawai budaya ini, kurang lebih 2.000 peserta terlibat dengan menampilkan sekitar 13 hingga 15 ogoh-ogoh yang diarak dalam rangkaian parade budaya,” ujarnya dilansir ari RRI Jakarta.

Rano menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana hiburan sekaligus memperkenalkan nilai budaya sarat makna kepada masyarakat luas. “Kami mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Nyepi kepada umat Hindu di Jakarta maupun di seluruh Indonesia,” katanya.

"Semoga perayaan ini membawa kedamaian. Menjadi momentum refleksi diri bagi kita semua."

Ogoh-ogoh sendiri merupakan representasi sifat-sifat negatif manusia yang secara simbolis perlu disucikan menjelang Nyepi. Tradisi ini telah lama menjadi bagian penting rangkaian perayaan Nyepi dalam budaya Hindu.

Parade budaya dimulai dari kawasan Monumen Nasional (Monas) dan bergerak menuju Bundaran HI. Sepanjang perjalanan, ogoh-ogoh berukuran besar diarak oleh para peserta dengan iringan musik tradisional.

Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pengunjung yang hadir. Rini, salah satu warga, mengaku senang bisa menyaksikan langsung pawai ogoh-ogoh yang biasanya identik dengan perayaan Nyepi di Bali.

“Senang sekali. Biasanya hanya melihat di Bali. Sekarang bisa menyaksikan langsung di Jakarta,” ujarnya.

Festival Nyepi dan pawai ogoh-ogoh di Jakarta menjadi bukti bagaimana tradisi budaya dapat menjadi sarana edukasi, hiburan. Dan perekat sosial di tengah keragaman masyarakat ibu kota.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....