BNPB Evakuasi 111 Warga Terdampak Banjir Jember
- 03 Mar 2026 18:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jember - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jember, Jawa Timur, selama lebih dari enam jam memicu banjir dan memaksa ratusan warga terdampak, dengan 111 orang di antaranya harus dievakuasi ke tempat pengungsian. Peristiwa ini terjadi setelah sejumlah sungai meluap dan menggenangi permukiman dengan air bercampur lumpur.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan banjir dipicu hujan intensitas tinggi sejak Senin (2/3) pukul 13.30 WIB. Luapan air dari empat sungai membuat genangan mencapai tinggi muka air sekitar 40 hingga 70 sentimeter di sejumlah wilayah terdampak.
“Hujan selama lebih dari enam jam pada Senin sejak pukul 13.30 WIB menyebabkan empat sungai meluap. Sehingga air berwarna cokelat bercampur lumpur masuk hingga permukiman warga,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Selasa, 3 Maret 2026.
Empat sungai yang meluap yakni Sungai Dinoyo, Sungai Kaliputih, Sungai Badean, dan Sungai Kalijompo. Banjir merendam empat desa dan dua kelurahan di tiga kecamatan, yaitu Panti, Rambipuji, dan Kaliwates.
Berdasarkan data BNPB, sebanyak 132 kepala keluarga atau 435 jiwa terdampak bencana tersebut. Dari jumlah itu, sedikitnya 111 jiwa mengungsi di tiga titik pengungsian dengan pendampingan tim petugas gabungan di Jember.
Abdul menjelaskan, tim gabungan di bawah koordinasi BPBD Kabupaten Jember masih melakukan pendataan dan penanganan warga terdampak. Meski demikian, kondisi banjir dilaporkan mulai surut sehingga memungkinkan sebagian warga kembali ke rumah masing-masing.
Penanganan darurat juga melibatkan relawan Desa Tangguh Bencana untuk mendistribusikan bantuan logistik. Bantuan yang disalurkan meliputi makanan siap saji, matras, dan selimut bagi warga di pengungsian maupun yang bertahan di rumah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....