Menteri Dody Pastikan Air Bendung Pante Lhong Mengalir Kembali Pascabanjir
- 24 Feb 2026 20:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Aceh – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau Bendung Pante Lhong di Kabupaten Bireuen, Aceh, Selasa, 24 Februari 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan air irigasi segera mengalir pascabanjir, sehingga petani tidak kehilangan musim tanam.
Menteri Dody menegaskan pemulihan aliran air ke sawah produktif menjadi prioritas utama pemerintah. Untuk penanganan tanggap darurat, Kementerian PU melakukan pembangunan coverdam, normalisasi aliran, serta pembersihan sedimen pada intake dan jaringan irigasi.
“Namun yang utama adalah sebetulnya bagaimana air yang ada di bendung ini bisa segera masuk sampai ke sawah yang di belakang. Alhamdulillah intake-nya Bendung sudah selesai, mudah-mudahan air segera mengalir sehingga petani bisa mulai tanam setelah Ramadan,” kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis, Selasa, 24 Februari 2026.
Bendung Pante Lhong ini merupakan sumber utama air untuk Daerah Irigasi Pante Lhong seluas 6.562 hektare. Pascabanjir, sedimentasi menimbun kantong lumpur, pintu pembilas rusak, dan tanggul serta lining saluran irigasi terdampak.
Debit Sungai Krueng Peusangan meningkat sehingga memicu erosi tebing dan pelebaran sungai dari 120 meter menjadi 180 meter. Kondisi itu menghambat pengaliran air dan berisiko merusak infrastruktur irigasi lain, termasuk pompa.
Saat ini, Kementerian PU melakukan pembangunan coverdam, normalisasi aliran, dan pembersihan sedimen pada intake serta jaringan irigasi. Selain itu, penguatan permanen tanggul kanan dan kiri sungai sepanjang 20 kilometer, akan direncanakan dengan skema multiyears untuk mencegah kerusakan berulang.
“Kita harus perkuat sisi kanan-kirinya supaya pada saat terjadi banjir lagi, tidak sampai menghantam dan melebarkan sungai. Kalau sungai melebar, irigasi rusak, pompa rusak, dan infrastruktur lainnya ikut terdampak, jadi kita upayakan membangun tanggul permanen,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Bireuen Mukhlis menyampaikan apresiasi atas percepatan penanganan yang dilakukan pemerintah pusat. Ia menyebut Bendung Pante Lhong menjadi tumpuan utama petani di Kabupaten Bireun tersebut.
“Bendung Pante Lhong ini adalah salah satu harapan masyarakat di Kabupaten Bireuen. Ada 6 saluran irigasi yang rusak dan lebih dari 2.000 hektare sawah terdampak,” ucap Mukhlis.
Ia berharap dalam bulan Ramadan ini sudah bisa difungsikan kembali. Dengan begitu, setelah Lebaran petani bisa segera turun menanam di sawah.
Kementerian PU optimistis Bendung Pante Lhong kembali berfungsi optimal melalui percepatan penanganan darurat yang sedang dilakukan. Pemulihan irigasi ini diharapkan mendukung produktivitas pertanian dua sampai tiga kali tanam dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat Bireun.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....