Jembatan Darurat Gampong Salah Sirong Rusak, PU Segera Bangun Jembatan Armco

  • 20 Feb 2026 15:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat merespons kerusakan jembatan darurat Gampong Salah Sirong di Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh. Kerusakan terjadi setelah banjir menggerus dua pondasi pilar akibat luapan Sungai Peusangan setinggi 3-4 meter pada 17 Februari 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo memastikan penanganan segera dilakukan dengan membangun Jembatan Armco di lokasi terdampak. Ia menyatakan material akan didatangkan dari Jakarta dalam waktu dekat untuk mempercepat pembangunan.

“Kami akan segera menindaklanjuti. Dalam dua sampai tiga hari ke depan, material Jembatan Armco akan didatangkan khusus dari Jakarta, dimobilisasi ke lokasi, dan segera dibangun,” kata Dody melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat, 20 Februari 2026.

Sebelumnya, jembatan di Gampong Salah Sirong juga terdampak banjir bandang pada 27 November 2025. Menteri Dody telah meninjau lokasi pada 21 Januari 2026 dan menginstruksikan pembangunan jembatan darurat untuk menjaga konektivitas warga.

Sebagai tindak lanjut, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh membangun jembatan darurat sepanjang 180 meter. Konstruksi menggunakan box container berisi sirtu dan batu boulder sebagai pondasi serta struktur kayu batang kelapa sepanjang 6 meter.

Jembatan tersebut sempat dimanfaatkan untuk menghubungkan Desa Salah Sirong Jaya, dengan Desa Krueng Simpo. Namun, hujan ekstrem kembali meningkatkan debit Sungai Peusangan hingga merusak dua pondasi pilar.

Saat ini, Kementerian PU telah memasang garis pembatas pengamanan dan menurunkan alat berat di lokasi. Pemerintah juga menyiapkan 10 unit konstruksi Armco dengan total bentang sekitar 80 meter sebagai pengganti darurat.

Jembatan Armco dipilih karena memiliki struktur baja bergelombang yang modular dan relatif cepat dipasang. Selain itu, kementerian tengah menyiapkan desain jembatan rangka permanen dengan mempertimbangkan elevasi banjir dan karakteristik hidrologi Sungai Peusangan.

Menteri Dody turut menyampaikan salam dari Prabowo Subianto kepada masyarakat Bireuen dan warga Salah Sirong. Ia menegaskan negara hadir untuk menjaga konektivitas agar aktivitas masyarakat tidak terhenti.

“Prioritas kami adalah menjaga konektivitas agar aktivitas masyarakat tetap berjalan dan tidak ada wilayah yang terisolir. Begitu terjadi kerusakan akibat banjir susulan, kami langsung turunkan tim dan siapkan solusi yang lebih kuat,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....