Pedagang Pasar Cipulir Sebut Banjir Bikin Aktivitas Lumpuh Total

  • 20 Feb 2026 12:16 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Banjir setinggi 50 hingga 60 sentimeter merendam area Pasar Cipulir, Jakarta Selatan, Jumat, 20 Februari 2026. Banjir tersebut membuat aktivitas jual beli lumpuh total.

Salah satu pedagang, Dedi Andria, menilai banjir terjadi akibat gorong-gorong di bagian depan pasar yang belum diperbaiki. Sehingga ini membuat aliran air tersumbat dan meluap ke dalam area pasar.

“Permasalahannya dari gorong-gorong air di depan. Itu mampet, belum dikerjain. Jadi airnya masuk ke dalam pasar,” ujar Dedi.

Ia mengatakan, saat pertama kali tiba di lokasi, ketinggian air masih sekitar 50 sentimeter. Namun seiring waktu, debit air terus meningkat hingga mencapai kurang lebih 60 sentimeter.

Menurut Dedi, kondisi tersebut berdampak langsung pada aktivitas perdagangan. Pembeli enggan masuk karena genangan air cukup tinggi.

Para pedagang berharap perbaikan gorong-gorong segera dilakukan agar banjir tidak terus berulang. Dan nantinya kegiatan ekonomi di pasar bisa kembali normal.

Sebelumnya, banjir terjadi di jalan Swadarma Raya, Kekurahan Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Kamis, 20 Februari 2026. Banjir setinggi 30-40 sentimeter ini merendam ruas jalan utama Swadarma Raya dari arah Ciledug menuju ke arah Cipulir, Kebayoran Lama.

Banjir sejak pagi ini di akibatkan adanya intensitas hujan yang tinggi sejak malam hingga pagi. Akibat banjir mebuat kemacetan lalulintas tidak dapat terhindarkan dari arah Ciledug sepanjang 3km.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....