Dokter Keliling TNI Jangkau Kampung Terdampak Bencana Sumatra
- 12 Feb 2026 17:59 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta- Pemerintah bersama TNI terus memastikan kondisi kesehatan masyarakat terdampak bencana alam di Pulau Sumatra. Hal ini dilakuan untuk menjaga kesehatan warga selama masa pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Barat (Sumbar), dan Sumaera Utara (Sumut).
Tim dokter dan tenaga medis TNI diterjunkan langsung ke lapangan dengan sistem layanan keliling. Mereka menyambangi rumah ke rumah, menyusuri kampung, permukiman warga, hingga lokasi pengungsian.
Hal ini seperti dikutip dari keterangan Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) di Jakarta, Kamis 12 Februari 2026. Tim medis dilaporkan juga memberikan pengobatan gratis, vitamin, serta edukasi kesehatan.
Kehadiran dokter keliling ini tidak hanya berfokus pada pemberian obat-obatan, tetapi juga memberikan dukungan psikologis bagi warga yang masih mengalami trauma akibat bencana. Edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan cara mencegah penyakit pascabanjir terus disampaikan kepada masyarakat.
Para dokter TNI memastikan layanan kesehatan bergerak tersebut akan terus dilakukan hingga situasi benar-benar kembali normal. Langkah ini diharapkan mampu mencegah merebaknya penyakit pascabencana sekaligus membantu masyarakat bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.
Pantauan di lapangan pada Kamis menunjukkan layanan kesehatan ini mendapat sambutan hangat dari warga. Di Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumut, warga tampak antusias memeriksakan kesehatannya kepada tim medis.
Mereka menyampaikan berbagai keluhan secara langsung kepada dokter yang bertugas.
Sementara itu, di Desa Tukka, Kecamatan Tukka, tim dokter membuka pos layanan sederhana di halaman rumah warga.
Dalam suasana akrab dan santai, warga menyampaikan keluhan tanpa ragu kepada tenaga kesehatan yang datang membawa peralatan medis dan obat-obatan. Layanan serupa juga menjangkau Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Tim medis TNI dengan ransel bertanda palang merah terlihat memeriksa warga di teras rumah. Di Desa Lopian, Kecamatan Badiri, mobil ambulans berhenti dari satu rumah ke rumah lainnya.
Dari kontainer kecil yang dibawa, petugas mengeluarkan obat sesuai hasil pemeriksaan dokter, memastikan setiap warga mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan. Upaya jemput bola ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus menjaga ketahanan kesehatan masyarakat di wilayah terdampak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....