Pemkot Tangsel Data Korban Keracunan Akibat Kebakaran Gudang Kimia

  • 11 Feb 2026 12:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

​RRI.CO.ID, Tangerang - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mendata korban keracunan dampak kebakaran gudang kimia pestisida di Taman Tekno, BSD. Dinas Kesehatan setempat sendiri, di intruksikan untuk menyiagakan seluruh puskesmas untuk mengantisipasi potensi adanya korban.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie menduga, keracunan disebabkan adanya warga yang mengonsumsi ikan dari Sungai Cisadane yang tercemar limbah. Pencemaran tersebut diduga berasal dari gudang pestisida yang terbakar.

"Saya sudah minta Dinas Kesehatan untuk melakukan pendataan, deteksi, serta Puskesmasnya digerakkan. Apabila ada warga usai makan ikan dari sungai itu merasa mual, muntah, kemudian pusing, segala macam segera berobat ke Puskesmas terdekat," ujarnya kepada awak media, Rabu, 11 Februari 2026.

Sejak awal pihaknya telah mengimbau masyarakat di sekitar bantaran Sungai Cisadane untuk tidak mengonsumsi ikan yang diduga tercemar limbah tersebut. Dia berharap agar warga bisa mengikuti imbauan tersebut.

"Karena bagaimanapun sudah tercemar, saya berharap jangan lagi ada konsumsi dulu. Karena kita masih penelitian laboratoriumnya, menunggu hasil keluar," kata Benyamin.

Benyamin mengaku pasokan air bersih bagi warga tetap aman. "Pemerintah Kota telah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pengelola air bersih, untuk memastikan keamanan distribusi," ucapnya.

Dia mengatakan, ada pengalihan pengambilan air untuk disalurkan ke warga. Dia mengatakan, air yang sampai ke warga lewat perpipaan tetap memenuhi standar kesehatan.

"Terdapat pengalihan atau penyesuaian teknis di titik pengambilan air (intake, Red) yang sekiranya berdekatan dengan area terdampak. Ini guna memastikan air yang sampai ke warga tetap memenuhi standar baku mutu kesehatan," ujarnya.

Benyamin menuturkan pihaknya telah menyiapkan tanki air untuk disalurkan ke warga yang terdampak. Dia berharap hal tersebut dapat membantu warga memenuhi kebutuhan air.

"Langkah-langkah yang sudah dan sedang disiapkan meliputi, siaga tanki air, jika ditemukan wilayah yang terdampak langsung secara kualitas air. Dinas Perkimta bersama BPBD sudah menyiagakan armada truk tangki air bersih untuk menyuplai kebutuhan warga secara gratis," ucap Benyamin.

Dia mengimbau warga di sekitar lokasi sungai yang tercemar dan lokasi kebakaran memantau kondisi sumber air tanah atau sumur masing-masing. Dia meminta warga segera melapor jika ada perubahan kondisi air.

Salah satu warga Kota Tangerang Selatan, Adit mengaku dirinya merasa mual dan gatal-gatal usai mengkonsumsi ikan dari Sungai Cisadane. Namun, dirinya sudah mendapat penanganan medis.

"Saya sudah diperiksa oleh pihak Puskesmas. Alhamdulillah sudah membaik," kata dia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....