Ikut Arahan Presiden, Pemkot Bekasi Intensifkan Korve
- 09 Feb 2026 17:28 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Kota Bekasi-Pemkot Bekasi akan mengintensifkan kegiatan kerja bakti rutin atau korve guna menjaga kebersihan di wilayah Kota Bekasi. Upaya ini sebagai bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Menurut Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan, korve sudah mulai dilaksanakan pada Minggu, 8 Februari 2026. Korve tersebut melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bekasi.
Sementara kegiatan korve tersebut dilakukan di wilayah Kecamatan Bekasi Utara. Adapun sasaran kegiatan tersebut antara lain pembersihan dan pengangkutan sampah, pembersihan fasilitas umum termasuk penertiban pedagang kaki lima (PKL).
Tri juga menegaskan, bahwa pelaksanaan kegiatan korve dilakukan dengan menggunakan pendekatan persuasif. Sehingga tidak menimbulkan kegaduhan.
"Sosialisasi terhadap kegiatan korve akan kita optimalisasikan, bahwa ini merupakan perintah Bapak Presiden. Tentu kita tidak bisa lakukan secara asal-asalan, kita lakukan perlahan dan perlu edukasi," katanya, Senin 9 Februari 2026.
Sementara dalam pelaksanaan korve, sempat ada ketegangan antara pihak pemerintah dengan salah seorang pedagang. Saat itu Wali Kota sempat hendak diserang dengan senjata tajam oleh salah seorang pedagang yang tidak terima lapaknya ditertibkan.
Untungnya ketegangan berhasil diredakan. Setelah warga yang hendak menyerang diamankan petugas kepolisian.
Atas kejadian tersebut, Tri Adhianto mengaku telah memaafkan pedagang yang hendak menyerangnya. Sebab bagaimanapun pedagang tersebut merupakan warga Kota Bekasi.
"Sebelum yang bersangkutan minta maaf, saya terlebih dahulu memaafkan yang bersangkutan. Dan saya tidak mempermasalahkan itu," katanya.
Sementara itu, Barmizon selaku warga yang sempat mengacungkan golok kepada Wali Kota Bekasi telah menyampaikan permintaan maaf. Ia mengakui tindakan yang dilakukannya karena salah paham serta terbawa emosi sesaat.
"Saya Barmizon mohon maaf kepada Bapak Kapolres, Bapak Wali Kota, Bapak Dandim dan jajaranya. Atas kejadian di warung es kelapa saya, atas kesalahpahaman dan emosi saya, mohon dimaafkan dan saya tidak mengulangi lagi," katanya, saat menyatakan permohonan maaf secara resmi," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....