Kerugian Banjir Nagan Raya Capai Rp1,1 Triliun Lebih
- 08 Feb 2026 01:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Nagan Raya - Total kerusakan dan kerugian akibat banjir bandang yang terjadi di Nagan Raya, Aceh pada 26 November 2025 mencapai lebih dari Rp1,1 triliun. Jumlah ini berdasarkan catatan resmi Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.
Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan mengatakan data kerusakan dan kerugian tersebut telah disampaikan kepada pemerintah pusat. Agar dapat menjadi perhatian dalam upaya penanganan dan pemulihan pascabencana.
“Data kerusakan dan kerugian akibat bencana alam banjir bandang ini sudah kita sampaikan ke pemerintah pusat. Kita berharap semua kerusakan ini dapat diakomodir,” kata Teuku Raja Keumangan didampingi Wakil Bupati Raja Sayang di Suka Makmue, Sabtu 7 Februari 2026.
Ia menjelaskan, kerusakan terbesar terjadi pada sektor infrastruktur dengan nilai mencapai Rp572,7 miliar lebih. Selain itu, kerusakan permukiman tercatat sebesar Rp131 miliar lebih.
Kemudian, dampak ekonomi Rp278,8 miliar lebih, sektor sosial Rp75,9 miliar lebih. Serta kerusakan lintas sektor mencapai Rp39,6 miliar lebih.
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, lanjut Teuku Raja Keumangan, terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Serta Pemerintah Aceh untuk melaporkan perkembangan penanganan pascabencana banjir bandang tersebut.
“Pelaporan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam membangun kembali prasarana dan sarana yang rusak akibat banjir bandang,” ujarnya. Sebelumnya, Pemkab Nagan Raya mencatat sebanyak 25.608 jiwa atau 8.325 kepala keluarga terdampak banjir bandang.
Bencana tersebut juga mengakibatkan tiga orang dilaporkan hilang dan satu orang meninggal dunia. Selain korban jiwa, banjir bandang turut menyebabkan kerusakan pada berbagai fasilitas umum dan infrastruktur.
Tercatat 29 kantor, tiga rumah ibadah, 12 dayah atau pesantren tradisional, 46 sekolah. Serta empat fasilitas pelayanan kesehatan mengalami kerusakan dengan kategori berat, sedang, hingga ringan.
Tak hanya itu, bencana tersebut juga merusak tujuh titik jalan dan menyebabkan tiga unit jembatan putus. Sementara itu, jumlah rumah yang terdampak mencapai 1.807 unit, terdiri dari 487 unit rusak berat, 283 unit rusak sedang, dan 1.043 unit rusak ringan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....