Mengenal ‘Marpangir’ Tradisi Masyarakat Mandailing Jelang Puasa
- 06 Feb 2026 15:07 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, berbagai daerah di Indonesia memiliki cara khas dalam menyambut masa ibadah puasa. Salah satunya adalah tradisi 'Marpangir' yang hidup dan terus dilestarikan oleh masyarakat Mandailing di Sumatra Utara.
Marpangir merupakan tradisi mandi menggunakan ramuan alami sebagai persiapan menyambut puasa Ramadan. Istilah marpangir atau dalam bahasa Simalungun ‘erpangir’ berasal dari kata ‘pangir’, yang berarti merujuk pada bahan untuk mandi.
Ramuan tersebut dibuat dari aneka daun, bunga, serta rempah yang diracik khusus. Bahan pangir umumnya terdiri dari pandan, serai, jeruk purut, kenanga, dan bunga mawar.
Beberapa ramuan Marpangir turut menambahkan akar kautsar dan embelu sebagai pelengkap. Namun, bahan-bahan tersebut kini semakin jarang ditemukan karena keterbatasan ketersediaan alam.
Mandi Marpangir dimaknai sebagai upaya membersihkan diri secara lahir dan batin. Ritual ini melambangkan kesiapan hati serta niat suci dalam menjalani ibadah puasa.
Pelaksanaan Marpangir biasanya dilakukan bersama keluarga atau komunitas di sungai dan pemandian. Kebersamaan tersebut dapat memperkuat nilai solidaritas serta mempererat hubungan sosial antarwarga.
Menurut Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatra Utara, Marpangir boleh saja dilakukan sejauh niat untuk melakukannya tidak bertentangan dengan ajaran agama. Tradisi mandi Marpangir ini bukan merupakan kewajiban dalam ajaran Islam, tetapi lebih sebagai warisan budaya bangsa.
Harapannya, tradisi mandi Marpangir ini dapat memotivasi umat agar semakin teguh dan tekun dalam menjalankan ibadah berpuasa. Tradisi ini turut mendukung dan memperkaya pengalaman spiritual umat Muslim dalam mempersiapkan diri untuk menyambut bulan suci Ramadan.
Dalam perkembangannya, Marpangir tetap dipertahankan sebagai warisan budaya yang selaras nilai keagamaan. Tradisi ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran diri sebelum memasuki bulan suci Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh kesadaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....