Pembangunan Huntara Korban Bencana Sumbar Terus Dipercepat

  • 30 Jan 2026 15:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Padang - Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak bencana di Sumatra Barat. Huntara disiapkan agar masyarakat segera keluar dari pengungsian.

Hingga Kamis, 29 Januari 2026 kemarin, terdapat empat titik lokasi yang menjadi fokus pembangunan. Seluruh lokasi berada di wilayah terdampak bencana dengan tingkat kerusakan berbeda.

Berdasarkan laporan Tim Media Presiden yang diterima di Jakarta, Jumat, 30 Januari 2026, progres pembangunan terus berjalan.

Pekerjaan di lapangan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi lokasi. Di Jorong Padang Kunyik, Nagari Bungo Tanjuang, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, pembangunan masih berlangsung.

Pekerja tengah memasang rangka dan struktur tambahan huntara. Penyesuaian rangka pada area depan bangunan juga terus dilakukan.

Tahapan ini penting untuk memastikan kekuatan dan fungsi bangunan. Sementara itu, pembangunan huntara di Kapalo Koto, Pauh, Kota Padang, difokuskan pada pengecoran.

Penataan area kerja dilakukan untuk mendukung akses dan lingkungan sekitar huntara. Di lokasi lain, yakni Jorong Kubu Gadang, Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Tanah Datar, progres pembangunan semakin terlihat.

Pembangunan telah memasuki tahap pemasangan panel dinding. Selain itu, penyempurnaan bukaan pintu dan jendela juga dilakukan.

Tahapan ini menandai pembangunan huntara mendekati penyelesaian. Adapun di Nagari Puluik–Puluik, IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, pembangunan masih pada tahap awal.

Rangka utama huntara mulai didirikan di atas lantai dasar. Struktur memanjang tampak telah berdiri.

Proses perakitan rangka masih terus berlangsung di lokasi tersebut. Pantauan di lapangan menunjukkan pembangunan huntara berjalan di berbagai tahapan.

Mulai dari pemasangan rangka, panel dinding, hingga penataan area sekitar bangunan. Sebelumnya, pada Minggu (25/1), pemerintah telah meresmikan 117 unit huntara di Kabupaten Agam.

Peresmian tersebut menjadi bagian dari percepatan penanganan pascabencana di Sumbar. Secara keseluruhan, sebanyak 618 unit huntara akan dibangun di Sumatra Barat.

Huntara diperuntukkan bagi warga yang rumahnya terdampak bencana. Pemerintah berharap warga segera meninggalkan tempat pengungsian, dengan begitu, masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas secara normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....